Pemkot Pangkalpinang bersama Kemensos RI Serahkan Bansos Bagi Lansia

Gusti Randa
Pemkot Pangkalpinang bersama Kemensos RI Serahkan Bansos Bagi Lansia

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Pemerintah Kota Pangkalpinang, melalui Yayasan Bunda Salamah, melakukan penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) bagi waga lanjut usia atau lansia dari Kementrian Sosial RI, di di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang Jumat (8/5/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Bidang Adminitrasi, Kepala Dinas Sosial, Camat Gerunggang, Lurah Air Kepala Tujuh dan para pengurus yayasan Bunda Salamah.

Ernawati selaku Ketua LKSLU Yayasan Bunda Salamah Pangkalpinang, menyatakan kalau tahun ini yayasan mendapatkan bantuan sosial dari Kementrian Sosial RI sebanyak 50 lansia yang tersebar di 4 (empat) Kecamatan di Kota Pangkalpinang.

“Untuk tahun ini kita mendapat bantuan sosial sebanyak 50 lansia yang tersebar di empat kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Gerunggang 14 lansia, Kecamatan Rangkui 12 lansia, Kecamatan Girimaya 12 lansia dan Kecamatan Bukit Intan 12 lansia,”jelas Ernawati.

Menurutnya, pada tahun sebelumnya yayasan juga mendapatkan bantuan dari Kementrian Sosial RI untuk 30 orang lansia dan untuk tahun ini ada peningkatan sebanyak 20 orang lansia maka totalnya bantaunnya untuk 50 lansia.

"Sementara itu, untuk dana yang diberikan total sebanyak Rp.2.700.000 terdiri atas tiga program, program pertama yaitu Program Bantuan Bertujuan dengan jumlah sebesar Rp.1.500.000 yang dibagikan dalam tiga tahap, dimana setiap tahapnya sebesar Rp.500.000  untuk dbelikan kebutuhan dasar bagi lansia," ucapanya

Lanjutnya, untuk program kedua yaitu Program Perawatan Sosial totalnya dimana setiap lansia mendapat bantuan sebesar Rp.700.000, namun untuk pengelolaan dilakukan oleh yayasan mengingat hal ini terkait dengan kesehatan lansia atau seperti mengajarkan lansia melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri yang dilakukan oleh bantuan pendamping.

Lanjutnya, sedangkan bantuan yang sebesar Rp.500.000 lainnya untuk dukungan keluarga yang diberikan kepada keluarga dalam memenuhi kebutuhan lansia namun bukan kebutuhan dasar seperti pembelian pampers, baju dan pembelanjaan lainnya sesuai dengan kebutuhan lansia.  

Terkait aktivitas apa saja yang dilakukan lansia, Ketua LKS LU ini mengungkapkan bahwa aktivitas para lansia yang dilaksanakan selama ini sebelum terjadinya covid-19 setiap bulannya adalah  adanya posyandu gratis bagi lansia berupa pemeriksaan kesehatan.

"Seperti pemeriksaan gula darah, tensi, asam urat dan penimbangan serta dilengkapi dengan buku posyandu yang dilaksanakan pada minggu ketiga setiap bulannya namun karena adanya covid-19 ini maka terhenti untuk sementara kegiatan tersebut", sebutnya se. (BBR)

Penulis : Gusti/Rillis Diskominfo