Pemprov Babel Fokus Selesaikan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang

Irwan
Pemprov Babel Fokus Selesaikan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Pemprov Kepulauan Bangka Belitung memfokuskan diri menyelesaikan permasalahan tumpang tindih pemanfaatan ruang pada kegiatan Kick Off Meeting, Kamis (10/12/2020).

Bertempat di Auditorium Dinas PUPR Babel, pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka Sinkronisasi Kebijakatan Satu Peta Babel.

Hadir langsung Sekda Babel Naziarto memimpin pertemuan yang juga dilangsungkan melalui vidcon bersama Deputi Pengadaan Tanah Kemenko Perekonomian Wahyu Dicky.

Dalam sambutannya, Sekda Babel Naziarto menyambut baik adanya pertemuan ini.

“Kita apresiasi setinggi-tingginya. Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan produk RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Babel yang lebih baik lagi," ujar Naziarto.

Konflik ruang merupakan salah satu penyebab terhambatnya pembangunan di Indonesia.

Salah satu akar permasalahan dari adanya konflik ruang adalah peta-peta tematik yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan maupun penertiban perizinan pemanfaatan ruang menggunakan standar dan referensi yang berbeda-beda sehingga rentan terjadi tumpang tindih.

Dalam penjelasannya, perencanaan tata ruang adalah suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan tata ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang baik wilayah nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

"Setiap rencana tata ruang ini baik wilayah nasional, provinsi maupun kabupaten/kota ini memerlukan peta dasar dan tematik yang terintegrasi," katanya.

  • Halaman
  • 1
  • 2