Pemprov Babel Gelontorkan Dana Rp 2 Miliar untuk Bantuan Sosial bagi ODP dan PDP

kasmirudin
Pemprov Babel Gelontorkan Dana Rp 2 Miliar untuk Bantuan Sosial bagi ODP dan PDP
Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung, Wahyono. (Foto: Diko Subadya)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) telah mempersiapkan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid-19, khususnya yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Babel.

Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung, Wahyono, bahwa Pemprov Babel telah menggelontorkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk bantuan sosial tersebut.

"Bantuan sosial ini sasarannya adalah warga yang berstatus ODP dan PDP. Bantuan tersebut berupa paket sembako senilai Rp 620 ribu per paket. Untuk awal kita sudah pesan 500 Paket yang rencananya hari ini kita bagikan, cuma terkendala hujan," kata Wahyono, kepada awak media saat konferensi pers di Kantor Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) GTPPC-19, Kamis (30/4/2020).

Wahyono menjelaskan, bantuan sosial yang disiapkan ini akan diberikan pada ODP dan PDP yang terdata oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel. Karena data tersebut yang akan menjadi acuan. Namun masing-masing ODP dan PDP akan diverifikasi lagi datanya melalui Dinas Sosial kabupaten/kota, lalu data tersebut disinkronkan baru kemudian bantuan disalurkan ke masing-masing penerima.

"Masing-masing penerima nanti akan kita beri bantuan tersebut, yang jika dia adalah kepala keluarga akan diberi maksimal 4 paket sembako. Tetapi akan tetap menyesuaikan dengan jumlah keluarga di setiap KK," jelasnya.

"Sementara jika dia bukan kepala keluarga, hanya kita berikan satu paket. Contohnya dia seorang mahasiswa, ya kita berikan satu paket, sesuai data di gugus tugas Covid-19 Babel," sambungnya.

Agar cepat bantuan tersebut tersalurkan, Wahyono mengungkapkan pihaknya akan mulai bergerak untuk memberikan bantuan tersebut kepada penerima.

"Mungkin kita akan mulai bergerak pada Sabtu (2/5/2020). Untuk awalnya sasaran kita ODP dan PDP di Kabupaten Bangka dan disusul kabupaten/kota lain di Bangka Belitung," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Diko Subadya

Editor   : Kasmir