Pemprov Babel MoU dengan PT. Taspen Untuk Sejahterakan Honorer

kasmirudin
Pemprov Babel MoU dengan PT. Taspen Untuk Sejahterakan Honorer
Pemerintah Provinsi Babel melakukan MoU dengan PT.Taspen (Persero) Cabang Pangkalpinang, tentang program Perlindungan, Jaminan Kesehatan Pegawai di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (29/3/2019). (Foto: Mislam)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Dalam upaya mensejahterakan pegawai Honorer, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kesepakatan bersama dengan PT.Taspen (Persero) Cabang Pangkalpinang, tentang program Perlindungan, Jaminan Kesehatan Pegawai di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

MoU kesepakatan bersama tersebut  dilakukan, Jumat (29-3-2019) di ruang Tanjung Pendam lantai I Kantor Gubernur Kepulauan Bangka  Belitung.

MoU tersebut ditandatangani, oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang diWakili Asisten Bidang Adminsitrasi Umum Darlan dan Mulyono,SE Kepala Kantor PT. Taspen (Persero) cabang Pangkalpinang disaksikan oleh Haris Kepala Biro Pemerintahan Setda Bangka Belitung dan dihadiri oleh kepala BKPSDM  Babel, kepala Biro Hukum dan jajaran Biro Pemerintahan Setda Bangka Belitung.

Asisten Bidang Adminsitrasi Umum Darlan mengatakan, nota penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  pada hari ini tujuannya untuk kesejahteraan para pegawai, khususnya untuk pegawai honorer yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel.

“Penandatanganan kerja sama Pemprov Babel dengan PT Taspen ini untuk kesejahteraan pegawai, lebih fokusnya untuk kawan-kawan honorer yang berjumlah 3.300 orang. Itu belum termasuk dari honorer guru, dalam rangka mendapatkan perlindungan, kalau  terjadi insiden kecelakaan kerja, misalnya meninggal atau sakit bisa di kaper dari premi yang dibayarkan kepada PT. Taspen,” kata Darlan.

Darlan menjelaskan, bahwa iuran atau premi yang harus dibayar pegawai honorer ke PT. Taspen  nantinya sebesar Rp 30.000 dan kesepakatan kedua belah pihak ini sudah dikaji secara hukum oleh Pemerintah Provinsi Babel.

“Secara hukum sudah dikaji oleh Pemerintah Provinsi Babel, karena ini berkaitan dengan pegawai pemerintah daerah,” kata Darlan.

Sementara itu Mulyono,SE, Kepala Kantor PT. Taspen (Persero) Cabang Pangkalpinang mengucapkan  terima kasih dan sekaligus memberikan apresiasi yang setinggi-tinginya atas kerja sama yang telah dilakukan antara Pemprov Babel denggan PT. Taspen Pangkalpinang. Mulyono juga berharap kerja sama ini dapat berkelanjutan.

Baca Juga:  Ombudsman Babel Temukan Pelangggaran Pada Pelaksanaan UNBK SMK

“Tujuan dari kesepakatan ini, hasil dari paparan dan ada beberapa kali kami dipanggil, siap menawarkan produk kami untuk kawan-kawan yang non ASN dan sudah diterima dengan baik. Sudah dikaji, direview, sudah evaluasi oleh teman-teman Pemprov dan puncaknya diterima,” katanya.

Mulyono menjelaskan, iuran atau premi yang  harus dibayar oleh pegawai non ASN ini sebasar Rp 30.000, dengan rincian Rp 7.500 untuk kecelakaan kerja, Rp 22500 untuk jaminan kematian. Yang mana menurut Mulyono produk kerja sama ini  dasar hukumnya copy paste dari PP Nomor 70 yang mengkaper PNS.

“Copy paste, hanya formula pengalinya yang berbeda. Kalau PNS gaji pokok, sedangkan tenaga honorer kita patok Rp 3,3 juta dan kami sudah kerja sama dengan 12 rumah sakit di Babel dan itu sama untuk pegawai honorer,”  jelasnya.

Mulyono menambahkan, PT. Taspen Cabang  Pangkalpinang siap memberikan penjelasan kepada OPD di lingkungan Pemprov Babel, apabila ada yang membutuhkan penjelasan lebih jauh mengenai produk PT. Taspen.

“Kami siap lebih jauh memaparkan ke tempat yang diminta, yaitu ke OPD untuk memaparkan lebih jauh apa sih manfaatnya produk PT. taspen,” ujarnya. (BBR)


Penulis : Mislam (CJ)
Editor   : Kasmir
Sumber : Pemprov Babel