Penambang Hantam Hutan Lindung Kuruk, Tim Gabungan Polda Babel Turun Tangan

kasmirudin
Penambang Hantam Hutan Lindung Kuruk, Tim Gabungan Polda Babel Turun Tangan
Peralatan TI yang dibiarkan pemiliknya berada di kawasan Hutan Lindung (HL) Kuruk Dusun B1 Desa Lubuk Simpang, Lubuk Besar, Bangka Tengah, saat Tim gabung Polda Babel turun langsung ke lokasi, Senin (8/4/2019). (Foto: Faisal)

LUBUK BESAR, BABELREVIEW.CO.ID -- Adanya laporan masyarakat terkait aktivitas tambang ilegal di kawasan Hutan Lindung (HL) Kuruk Dusun B1 Desa Lubuk Simpang, tim gabungan (Timgab) yang terdiri dari anggota Dirkrimsus Polda Babel, Sabhara, Brimob, Korem 045 Garuda Jaya, Polres Bateng dan Satpol PP, langsung melakukan pengecekan ke lokasi, Senin (8/4/2019) siang.

Tindakan persuasif yang dilakukan oleh Timgab di tambang Kuruk tersebut, karena lahan tersebut masuk dalam kawasan terlarang.

Saat setelah melakukan pengecekan, Timgab tidak langsung melakukan penertiban pengangkatan mesin. Namun, hanya memberikan imbauan dan sosialisasi kepada para penambang di kawasan Hutan Lindung Kuruk, untuk segera angkat kaki. Semua itu sudah kesepakatan bersama yang dibuat pada pertemuan di Kantor Desa Lubuk Simpang pada Jum'at (5/4/2019) lalu.

Dirkrimsus Polda Babel AKBP Indra Krimasyadi didampingi Kapolres Bateng AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang mengatakan, turunnya Timgab merupakan perintah langsung Kapolda Babel dalam menindaklanjuti laporan masyarakat Lubuk Besar, yang mengeluhkan adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan HL Kuruk.

"Timgab turun untuk menyikapi laporan masyarakat Lubuk Besar, yang mengeluhkan adanya aktivitas tambang ilegal di Kawasan HL Kuruk Lubuk Besar," ujarnya kepada wartawan.

Namun, saat proses pengecekan ternyata alat-alat tambang sudah banyak diangkat oleh para pemiliknya. Ada beberapa sisa alat yang belum diangkat, seperti mesin Dompeng, pipa dan alat TI lainnya," tutur Indra.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menambang di kawasan HL Kuruk, karena kawasan HL dan wilayah konservasi lainnya merupakan daerah terlarang untuk ditambang

"Kawasan HL harus dijaga bukan dirusak. Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga kawasan hutan itu. Mari kita jaga kondisi kawasan hutan di Lubuk Besar, agar tidak rusak atau tercemar akibat aktivitas pertambangan ilegal,” tandasnya. (BBR)


Penulis : Faisal  
Editor   : Kasmir
Sumber :  Babel Review