Peneliti Demokrasi dan Pemilu, Ranto : Hasil Survei Pra Pilkada Bateng 2020 Paslon Didit-Korari Unggul Jauh

faisal
Peneliti Demokrasi dan Pemilu, Ranto : Hasil Survei Pra Pilkada Bateng 2020 Paslon Didit-Korari Unggul Jauh
Peneliti demokrasi dan pemilu Ranto S.IP., M.A saat memaparkan hasil riset survei menjelang pilkada Bangka Tengah, Jumat (24/7/2020). (foto : Faisal)
Hasil Survei Tingkat Popularitas 10 Kandidat Figur yang di Prediksi Bertarung di Pilkada Bateng 2020. (Sumber : Riset)
Hasil Survei Tingkat Popularitas 10 Kandidat Figur yang di Prediksi Bertarung di Pilkada Bateng 2020. (Sumber : Riset)
Hasil Survei Tingkat Elektailitas 2 Figur Terkuat yang diprediksi Maju pada Pilkada Bateng 2020. (Sumber : Riset)
Hasil Survei Tingkat Elektailitas 2 Figur Terkuat yang diprediksi Maju pada Pilkada Bateng 2020. (Sumber : Riset)
Hasil Survei Figur Paling Pantas Sebagai Bupati Bateng (Sumber : Riset)
Hasil Survei Figur Paling Pantas Sebagai Bupati Bateng (Sumber : Riset)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Peneliti Demokrasi dan Pemilu Ranto S.IP., M.A bekerjasama dengan Forum Intelektual Bangka Belitung dan Walikopi merilis hasil survei yang dilakukan sebelum penetapan nama bakal calon oleh partai politik. 2 dari 10 nama dengan peringkat tertinggi popularitasnya diraih oleh Ibnu Saleh dan Didit Srigusjaya.

Popularitas Ibnu Saleh yang saat ini menjabat Bupati Bangka Tengah mencapai 92,2 persen, sedangkan Didit Srigusjaya yang sekarang menjabat sebagai ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung unggul tipis dengan 92,7 persen.

Survei yang dilaksanakan sendiri menggunakan 600 sample yang dipilih secara random dengan prosedur multistage random sampling dengan tingkat tolerasi kesalahaan (margin eror) kurang lebih 4,7 persen dengan tingkat kepercayan mencapai 95 persen dan pengumpulan data dilaksanakan sejak 10 Juli hingga 15 Juli 2020.

"Secara popularitas Didit Srigusjaya unggul tipis dari Ibnu Saleh selaku incumbent, namun soal elektabilitasnya Didit Srigusjaya unggul jauh dengan 47,2 persen dibandingkan Ibnu Saleh yang hanya menyentuh 26,3 persen,"ujarnya, Jumat (24/7/2020).

Begitupun juga ketika disandingkan dengan isu wakilnya masing-masing dimana pasangan Didit-Korari memiliki elektabilitas sebesar 46,7 persen sedangkan Ibnu-Erfian sebesar 25 persen.

"Jika merujuk pada isu sekarang dengan calon wakil bupati tertuju pada dua figur yakni Erfian dan H. korari, yang dimana tingkat popularitas yang dimiliki keduanya tidak terlalu jauh yaitu Erfian 25,3 persen dan H. Korari 24 persen, diprediksi tidak akan menunjang secara siginifikan elektabilitas calon utama,"terangnya

Ranto mengatakan, selain Didit Srigusjaya dan Ibnu Saleh, justru figur yang memiliki popularitas tinggi setelah keduanya adalah Melati Erzaldi yang mencapai 80,2 persen melebihi popularitas Erfian dan H. Korari.

"Walaupun memiliki popularitas tinggi, setiap figur punya tingkat elektabilitas yang berbeda tergantung pandangan masyarakat terkait tingkat kepantasan masing-masing figur dalam memimpin Bangka Tengah,"sebutnya

Berdasarkan hasil riset, didapati persentase siapa yang paling pantas untuk menjadi bupati Bangka Tengah yang akan datang yaitu Ibnu Saleh dengan 33,5 persen, Didit Srigusjaya dengan 46,3 persen dan Melati dengan 4,3 persen.

"Dalam hasil riset yang kami ambil sampling acak dari seluruh desa se Bangka Tengah ini, kami juga memprediksi partisipasi politik masyarakat di Bangka Tengah masih tinggi hingga mencapai 88 persen jika pilkada dilakukan hari ini,"pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal

Editor    : Admin03