Pengen Gelar Rapid Gratis, Kabupaten Bangka Tunjuk 3 Rumah Sakit Rujukan

Ahada
Pengen Gelar Rapid Gratis, Kabupaten Bangka Tunjuk 3 Rumah Sakit Rujukan
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan GTPP Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH. (Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Saat ini Kabupaten Bangka semakin masif dalam melaksanakan rapid test gratis.

Untuk melakukan rapid test gratis ini Pemkab Bangka  membuka layanan di tiga tempat berbeda, antara lain di Rumah Sakit Depati Bahrain Sungailiat yang melayani warga di Kecamatan Pemali, Sungailiat dan Merawang.

Sementara itu di Rumah Sakit Eko Maulana untuk melayani warga di Kecamatan Belinyu dan Kecamatan Riau Silip dan untuk Rumah Sakit Safri Rahman untuk melayani warga di Kecamatan Mendo Barat, Puding Besar dan Mendo Barat.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan GTPP Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH, Selasa (28/7/2020).

Untuk saat ini di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat sudah melayani sebanyak 1.798 orang sedangkan untuk Rumah Sakit Eko Maulana Ali 44 orang dan untuk rumah sakit Safri Rahman 30 orang.

"Sedangkan Kabupaten Bangka hanya menyediakan untuk rapid test gratis itu buat 9.800 orang. Semoga persediaan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat. Dan yang bisa mendapatkan pelayanan rapid test gratis adalah mahasiswa, pelajar, pendampingan orang sakit, ASN, TNI, Polri dan pegawai vertikal dan juga bisa didapatkan orang yang mempunyai mata pencaharian di Kabupaten Bangka namun masih mempunyai KTP KK luar," terangnya.

Untuk mendapatkan rapid test gratis, masyarakat hanya diminta surat keterangan desa atau Lurah dan kemudian surat tersebut dibawa ke Badan penanggulangan bencana Kabupaten minta nota persetujuan agar dilakukan pemeriksaan di rumah sakit rujukan.

"Saya berharap agar masyarakat Kabupaten Bangka dapat menggunakan fasilitas rapid test gratis ini secara baik dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Dan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 ini, kami mohon kepada masyarakat untuk tetap selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah," pungkasnya. (BBR)
Laporan: ibnu w