Pengungkapan Kasus Pembobolan ATM di Mega Mart Terkendala Minimnya Petunjuk

Irwan
Pengungkapan Kasus Pembobolan ATM di Mega Mart Terkendala Minimnya Petunjuk
Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan Sik

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan Sik mengatakan, pembobolan dua mesin ATM di Mega Mart, Air Anyut, Sungailiat masih dalam penanganan dengan Polda Babel. Karena kejadian tersebut juga mendapat perhatian langsung dari Kapolda Babel.

"Pada saat itu kita langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di lokasi tersebut, dan yang pertama kali adalah penjaga Mega Mart yang mana pada saat kejadian itu orang tersebut sedang sakit. Hingga hari ini masih terus kita lakukan pendalaman, namun kendala yang kita hadapi salah satunya ada CCTV yang didapatkan tidak maksimal dan banyak juga CCTV di sekitar area melihat tapi tidak merekam," jelas Widi.

Pihaknya juga sudah lakukan koordinasi dengan jajarannya yang ada termasuk mencari pemain lama yang pernah diamankan. Selain itu pihaknya juga koordinasi dengan pihak Lapas.

"Kami masih mendalami apakah kejadian ini ada hubungannya dengan penyerangan anggota polisi yang terjadi di Sumatera Selatan. Tapi sebelum mendapatkan pelakunya, kami belum tahu motif latar belakangnya, apakah ini ada keterkaitan dengan terorisme," ujarnya.

"Atas perintah langsung dari Kapolda Babel, kita di back up unit Jatanras dan Resmob Polda karena peristiwa yang menjadi perhatian publik di Bangka Belitung jadi kita berupaya semaksimal mungkin. Disini kita juga meminta bantuan kepada warga yang mengetahui informasi sekecil apapun agar menyampaikan kepada pihak kepolisian," sambungnya.

"Karena dengan begitu kita bisa mengidentifikasi atau mencari petunjuk bukti yang lainnya terkait dengan pelaku tersebut. Kenapa kita mengalami kendala, karena pelaku pada saat kejadian menggunakan tutup kepala, masker dan juga sarung tangan. Ditambah lagi minimnya CCTV yang ada hanya mampu menampilkan tetapi tidak merekam," tutur AKBP Widi Haryawan.

Jika bicara secara umum, dirinya membandingkan dengan kejadian di daerah lain dimungkinkan pelakunya berasal dari Pulau Bangka. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak perbankan agar membantu pengamanan di lokasi ATM.

Selanjutnya untuk pemasangan CCTV agar arahnya bisa lebih diperhatikan. Ia melanjutkan untuk seluruh warga di Kabupaten Bangka yang memasang CCTV untuk selalu dilakukan pengecekan sehingga apabila ada permasalahan via membantu pihak kepolisian.

"Untuk di internal, saya sudah menekankan kepada anggota terkait dengan jam dan rute patroli untuk lebih diperhatikan khususnya untuk lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi tindak pidana. Dan saya meminta kepada masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan sekitar, dan mengaktifkan lagi program Kapolda Babel seperti Kampung Tegep Mandiri," tegasnya.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Bangka untuk lebih peduli dengan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Karena kita tidak bisa menyamakan Bangka di 5 atau 10 tahun yang lalu, di mana angka kasus kriminal di Bangka mengalami kenaikan dan kualitas kejahatan semakin meningkat," imbau Kapolres Bangka. (BBR)


Laporan: Ibnu

Editor: Irwan