Pengurus Kebun Gaharu Yang Diberhentikan Ini Disebut Bukan Honorer, Roni: Semoga Cepat Berakhir

Ahada
Pengurus Kebun Gaharu Yang Diberhentikan Ini Disebut Bukan Honorer, Roni: Semoga Cepat Berakhir
Roni (kiri), Hartono (kanan)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Kasubbid Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappelitbangda Kabupaten Bangka Tengah, Hartono menerangkan bahwa pengurus kebun gaharu yang diberhentikan berstatus PHL (Pegawai Harian Lepas) bukan honorer. 

"Petani tersebut cuma berstatus PHL, jadi bukan berstatus honorer Pemkab Bangka Tengah," ujarnya melalui via telepon kepada Babel Review, Sabtu (2/5/2020).

Diketahui, pengurus Kebun  Gaharu asal Desa Trubus Kecamatan Lubuk besar, Roni kepada Babel Review (1/5/2020) mengakui kalau dirinya sudah mengabdi selama 15 tahun sebagai honorer hingga akhirnya diberhentikan pada 8 April 2020 kemarin melalui via telepon.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah diberhentikan, kini Roni harus memutar otak dan membanting tulang untuk menghidupi keluargaya.

"Memang benar saya sudah diberhentikan sejak 8 April 2020 kemarin melalui via telepon, namun tidak dikasih tau alasannya apa," ujar Rony kepada Babel Review, Jumat (1/4/2020).

Roni mengaku pendapatannya sebagai tukang urus kebun gaharu dicukup-cukupi untuk kebutuhan hidup sehari-hari, namun beban kini semakin berat setelah tidak bekerja lagi. Apalagi saat ini sedang menghadapi wabah pandemi covid-19.

"Semoga pandemi ini segera berakhir, sehingga saya bisa berkerja yang lebih layak untuk menghidupi keluarga," harap Rony. (BBR)
Laporan: Faisal