Penyabong, Surga di Selatan Belitong

Admin
Penyabong, Surga di Selatan Belitong
Foto: Ichsan Husein

TANJUNGPANDAN, BABEL REVIEW -- Ketika datang ke Belitung, para wisatawan biasanya lebih banyak menuju arah utara di kawasan Sijuk, atau ke arah timur menuju Manggar atau Gantong. Padahal sisi selatan Belitung tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Di Membalong misalnya, salah satu pantai terbaik di Negeri Laskar Pelangi ada di sini. Pantai Penyabong namanya.

Dengan jarak sekitar 65 KM dari Kota Tanjungpandan, perjalanan menuju Membalong bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 90 menit. Walau jalan tidak terlalu lebar, kondisi aspal cukup baik. Sebelum sampai di Pantai Penyabong, kita akan disambut batu raksasa yang menyerupai bukit. Inilah 'Batu Baginde' yang sudah populer di seantero Pulau Belitung. Lebih-lebih banyak cerita rakyat yang berkembang seputar Batu Baginde ini, salah satunya bahwa batu inilah cikal bakal Pulau Belitung. Batu Baginde juga menjadi petunjuk bahwa Anda sudah hampir sampai ke Pantai Penyabong.

Sesampai di Penyabong, hampir di semua sisi pantai terdapat bebatuan granit besar, yang memang jadi ciri khas pantai di Belitung. Satu batuan yang besar dan memanjang hingga menjorok ke laut memisahkan dua area Pantai Penyabong. Di sisi kiri kita akan melihat banyak perahu nelayan yang berjejeran rapi. Sementara di sisi sebelah kanan, pasir pantai putih dengan air laut berwarna tosca jernih mendominasi landscape menawan ini. Jika Anda punya perangkat kamera drone, tentu Anda akan bisa menangkap kesempurnaan Pantai Penyabong tampak dari atas.

"Agak mirip kayak Pantai Tanjung Tinggi sih, ini versi kecilnya, tapi ini malah lebih bagus" ungkap Yudhi, wisatawan asal Bangka yang datang Minggu (25/2/2018). Yudhi juga menyebut Pantai Penyabong tampak lebih alami terutama karena di pinggir pantai tidak dibangun pondok-pondok berjualan. Memang, di pantai ini penduduk memilih membangun pondok-pondok makan sedikit menjauh dari bibir pantai.

"Ini juga bagus, jadinya kan kebersihan pantai terjaga," tambah Yudhi mengomentari perihal ketersediaan fasilitas warung makan di Pantai Penyabong.

Pilihan makanan yang dijual cukup variatif. Namun tentu saja, makanan olahan hasil laut yang mendominasi. Selain menu ikan bakar, aneka masakan cumi, kepiting, dan udang, pastikan juga Anda memesan 'Gangan'. Makanan andalan Belitung yang satu ini memang cocok sekali disantap di pinggir pantai. Dengan harga mulai 15 ribu rupiah saja, Anda sudah bisa menikmati seporsi gangan ikan. Soal kesegaran ikan, jangan diragukan lagi.

Kembali ke keindahan laut Penyabong. Godaan untuk 'nyebur' ke air jernihnya memang sulit dielakkan. Selepas jam 4 sore tentu akan jadi waktu terbaik untuk berenang atau sekedar bermain air. Asal tak berenang terlalu jauh, bermandian di Pantai Penyabong relatif aman. Terlebih ombak pantai-pantai di Belitung terbilang kecil dan aman. Anda hanya perlu berhati-berhati dengan karang-karang kecil di area pantai.

Selama ini Pantai Penyabong memang kurang dilirik oleh wisatawan yang datang dari luar Belitung. Terutama karena paket perjalanan wisata tidak memasukkan Penyabong dalam daftar itenerary kunjungan. Padahal jika Anda pernah mengunjungi pantai di Membalong ini, Anda pasti akan percaya bahwa memang ada surga di selatan Belitong, Penyabong! (BBR)


Penulis :Ichsan Husein
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview