Penyebar Berita Hoax Terkait Covid-19 Bisa Dipenjara 1 Tahun Atau Denda 100 Juta

Ibnuwasisto
Penyebar Berita Hoax Terkait Covid-19 Bisa Dipenjara 1 Tahun Atau Denda 100 Juta
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH (kiri) dan Kabagops Polres Bangka, AKP Teguh (kanan). (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra telah melakukan langkah cepat dengan berkoordinasi dengan pihak Polres Bangka untuk menangani masyarakat yang membuat dan menyebarkan berita hoax terkait dengan Covid-19. Ia tegaskan setiap penyebar berita hoax yang dapat meresahkan di tengah-tengah masyarakat dapat dikenakan UU ITE.

Dan pihaknya sudah menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak polres Bangka terkait dengan bentuk hukuman dan segala macamnya. Yang terpenting, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoax dan informasi yang dianggap dokumen dan sifatnya rahasia.

"Jika masih ada yang melakukan penyebaran berita hoax terkait Covid-19 akan di kenakan hukuman penjara 1 tahun atau denda sebesar 100 juta rupiah. Tolong kepada masyarakat tidak menyebarkan dokumen inisial pasien positif virus corona atau Covid-19 yang didapat dari orang, hal itu cukup untuk diketahui secara pribadi," tegasnya.

Ia menerangkan jika ada masyarakat yang ingin mengetahui inisial pasien positif Covid-19, orang tersebut bisa langsung menghubungi pihaknya atau BPBD Kabupaten Bangka, dan hanya untuk data pribadi saja.

"Untuk tindakan kepada bagi masyarakat yang nantinya menyebarkan berita hoax terkait Covid-19 akan kita lakukan secepatnya, dan mudah-mudahan masyarakat akan memahaminya. Karena dengan adanya berita hoax akan membuat masyarakat gaduh sehingga nanti bisa sakit karena memikirkan orang lain," imbuhnya.

Sementara itu, Kabagops Polres Bangka, AKP Teguh menuturkan jika pihaknya akan selalu melakukan pendampingan kerja kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka. Seperti melakukan himbauan kepada masyarakat agar jangan melakukan tindakan yang melanggar dan melaksanakan himbauan dari pemerintah.

Menurutnya selain himbauan untuk tidak membuat dan menyebarkan berita hoax, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari berkumpul bersama.

"Dan jika masih ada yang membuat dan menyebarkan berita hoax terkait Covid-19, nanti bisa dilakukan tindak pidana. Nanti di unit Reskrim sudah ada timnya, dan kami sudah ada tim ciber yang setiap saat melakukan patroli," tutup Kabagops Polres Bangka.


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review