Penyelundupan 2 Kg Sabu dari Tanjungpinang Digagalkan di Teluk Limau

kasmirudin
Penyelundupan 2 Kg Sabu dari Tanjungpinang Digagalkan di Teluk Limau
BNN Provinsi Babel, menggelar konferensi pers penangkapan 2 kg sabu di Kantor BNNP Babel, Kamis (23/7/2020). (Foto: Gusti Randa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Polda Babel dan Bea Cukai, berhasil mengamankan dua kilogram diduga narkotika jenis sabu, dari tangan kurir berinisial BS (38) warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Pelaku ditangkap di pesisir Pantai Siangau Pala Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, pada Sabtu (18/7/2020).

"Kami berhasil menangkap pelaku pengedar narkotika, BS, yang juga merupakan mantan residivis," kata Kepala BNN Provinsi Babel, Brigen Pol Nanang Hadiyanto, saat konferensi pers di Kantor BNNP Babel, Kamis (23/7/2020).

Ia menyampaikan, kronologis kejadian pada Jumat, (17/7/ 2020) sekira pukul 14.00 WIB, tim gabungan mendapat informasi bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis sabu ke Pulau Bangka dari Kepulauan Riau, tepatnya di Dabo, Singkep, melalui jalur laut menggunakan kapal motor.

Kemudian berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan proses penyelidikan.  Pada pukul 22.30 WIB tim mendapat informasi bahwa kurir pengirim telah sampai di Pulau Lalang dan segera menyeberang ke Pulau Bangka.

"Pada Sabtu, (18/7/2020) sekira pukul 04.00 WIB tim kembali mendapat informasi bahwa kapal kurir pengirim telah berangkat dari Pulau Lalang (Pulau Mama) menuju Pulau Bangka dan beralih tempat berlabuh di Teluk Limau, Pantai Siangau. Kemudian pada pukul 06.20 WIB tim gabungan berhasil menangkap pelaku BS,” paparnya.

Brigjen Nanang menyebutkan, dari tangan pelaku, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa dua bungkus besar plastik kemasan Teh China warna kuning yang berisi kristal putih yang diduga sabu.

"Barang bukti non narkotika, 1 unit telepon genggam, uang senilai Rp 800.000, pecahan Rp 50.000,- sebanyak 16 lembar, dan 1 buah tas ransel warna Biru dongker," ucapnya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat  primair, Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 144 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kemudian subsidair, Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 144 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (BBR)


Penulis : Gusti Randa

Editor   : Kasmir 

Sumber : Babel Review