Peringati Nuzulul Quran, Ustad Ajak Para Orang Tua Lakukan Amalan Ini

kasmirudin
Peringati Nuzulul Quran, Ustad Ajak Para Orang Tua Lakukan Amalan Ini
Warga Perumahan Taman Kota 2 Griya Bangka Pos gelar Nuzulul Quran di Masjid Raudhatul Jannah, Sabtu (2/6/2018). (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- Diantara momentum yang berharga di bulan Ramadhan adalah malam nuzulul Qur’an dan lailatul Qadar. Keduanya merupakan ruang bersejarah yang menentukan kehidupan dunia selanjutnya.

Pasalnya, nuzulul Quran dan lailatul Qadar berhubungan langsung dengan proses turunnya al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia di muka bumi, hingga akhir zaman.

Al-Qur’an merupakan sumber utama dalam hukum Islam. Mengajarkan Al-Qur’an merupakan mengajarkan orang-orang untuk membaca dan mempelajari dengan benar berdasarkan hukum tajwid.

Mengajarkan ilmu-ilmu lain secara umum atau menyampaikan sebagian ilmu yang dimiliki kepada orang lain adalah perbuatan mulia dan mendapatkan pahala dari Allah, tentu mengajarkan Al-Qur’an merupakan perbuatan yang lebih mulia.

Setiap orang tua pasti menginginkan buah hatinya menjadi anak yang shalih dan shalihah. Salah satu yang wajib diajarakan kepada anak adalah segala hal tentang Al-Qur’an, karena Al-Qur’an merupakan pedoman hidup manusia.

Demikian inti tausyiah yang disampaikan H Syarifuddin, dihadapan jamaah Masjid Raudhatul Jannah, Perumahan Taman Kota 2 Griya Bangka Pos, Air Itam Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/6/2018).

Mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak, papar Syarifuddin, merupakan cara untuk mendekatkan diri dengan pedoman hidup dan selalu dekat dengan Allah. Mengajarkan Al-Qur’an pada anak sejak kecil dapat membantu perkembangan dalam berpikirnya dalam mempelajari Al-Qur’an, apabila kegiatan ini dilakukan terus menerus akan menambah pengetahuan pada anak tentang Al-Qur’an, dengan cara menghafal, menulis dan mendengarkan bacaan Al-Qu’an.

Dalam mengenalkan Al-Qur’an dapat dilakukan dengan perlihatkan Al-Qur’an kepada anak sebelum mereka mengenal buku-buku lain, apalagi buku-buku yang menarik seperti komik dan majalah. Mengenalkan Al-Qur’an juga bisa dilakukan dengan mengenalkan terlebih dahulu huruf-huruf hijaiyyah, apabila itu dilakukan terus menerus akan membuat anak ingin mengetahuinya lebih jelas, sehingga bisa membantu mempelancar dalam mengenal Al-Qur’an.

Mengajarkan Al-Qur’an pada anak tidak harus langsung tetapi juga dengan tahap-tahap yang menarik, agar anak tidak mempunyai rasa bosan dalam mempelajari Al-Qur’an, walaupun banyak kesulitan dalam mempelajari Al-Qur’an, terlebih dahulu menerangkannya agar anak paham dengan isi Al-Qur’an, dengan itu tidak akan membuat anak-anak kesulitan dalam mempelajarinya.

"Anak-anak yang hafidz Al Quran dapat memberikan safaat kepada orang tuanya di hari akhir nanti. Mulai sekarang ajarkanlah anak-anak untuk mencintai Al Quran," ajak H Syarifuddin.

Lebih dari 100 warga Perumahan Taman Kota 2 Griya Bangka Pos mendengarkan dengan seksama tausyiah menjelang berbuka puasa dari H Syarifuddin.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Ramadhan 1439 H ini, Pengurus Masjid Radahtul Jannah Perumahan Taman Kota 2 menggelar peringatan Nuzulul Quran. Peringatan ini juga dilanjutkan dengan buka bersama, nganggung dan ditutup dengan sholat Isya dan Taraweh berjamaah.

"Kegiatan ini sudah rutin kami laksanakan. Tujuannya selain silahturrahmi, juga membangun syiar Islam dalam rangka meningkatkan kecintaan kita kepada Al Quran," ujar Ketua Pengurus Masjid Raudhatul Jannah H Sahbaini. (BBR)


Penulis :kusuma
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview