Perkim Babel Bangun 146 Rumah Layak Huni Dengan Sistem Padat Karya

Ahada
Perkim Babel Bangun 146 Rumah Layak Huni Dengan Sistem Padat Karya
Gubernur Babel Erzaldi Rosman membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas-Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2020 melalui Padat Karya di Ruang Rapat Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Kamis (9/7/2020). (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Sebanyak 146 unit rumah layak huni akan dibangun di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Rencana ini merupakan Program Peningkatan Kualitas-Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2020 Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Dalam pembangunannya nanti, Program RTLH ini akan menggunakan sistem padat karya dengan memberdayakan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat tidak hanya dalam proses pembangunan, melainkan juga penyediaan bahan material lokal dalam pengawasan Satker Perkim Babel.

Dengan strategi ini diharapkan masyarakat dapat ikut bertanggung jawab dalam pembangunan.

"Kita harus bekerja dengan hati. Dengan hati, kita secara otomatis akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikut merasa memiliki," ungkap Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dalam arahannya, saat  membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas-Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2020 melalui Padat Karya di Ruang Rapat Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Kamis (9/7/2020).

Lebih lanjut, Gubernur Erzaldi mengatakan dalam pembangunanya harus sesuai dengan arahan Satker Dinas Perkim Babel sehingga tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Program ini merupakan upaya pemerintah membantu masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas rumah layak huni sekaligus memberdayakan dan membantu masyarakat sekitar, untuk peningkatkan perekonomian, khususnya masyarakat yang terdampak akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perkim Babel, Martoni mengatakan, program peningkatan kualitas RTLH tahun 2020 merupakan kegiatan rutin Dinas Perkim Babel, khususnya di bidang perumahan.

Program ini sudah dimulai dari tahun 2017 dengan sistem kontraktual.

Mengingat adanya pandemi Covid-19 sistem pembangunannya diganti dengan padat karya (swakelola), sehingga dapat melibatkan masyarakat dalam pembangunannya.

Dari 154 jumlah rumah yang akan dibedah dan bongkar pada tahun 2017, setelah melalui verifikasi ulang, pada tahun ini sebanyak 146 rumah yang akan dibangun tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Ditargetkan pada bulan Desember tahun ini seluruh pembangunan dapat terselesaikan.

Dinas Perkim Babel melalui satkernya akan terus memantau, membimbing, dan mengawasi seluruh pembangunan sehingga sesuai aturan dan kualitas serta mutunya tetap terjaga. (BBR)
Sumber : Lulus
Foto : Umar