Pertemuan AHY - Puan, Indikasi PDIP-Demokrat Mesra di Pilkada Bateng

Ahada
Pertemuan AHY - Puan, Indikasi PDIP-Demokrat Mesra di Pilkada Bateng
Direktur Eksekutif Forum Intelektual Bangka Belitung (FIBB), Areng Permana. (Faisal)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPR RI Puan Maharani di DPR pada Kamis (6/8) mengindikasikan kemesraan menyambut Pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020.

Hal tersebut dibuktikan oleh statment AHY di Merdeka.com yang mengatakan kalau baik PDIP maupun Demokrat memiliki banyak kesamaan di berbagai Pilkada

"Banyak kebersamaan PDIP dan Demokrat di berbagai Pilkada. Mudah-mudahan kerja sama dan sinergi ini bisa terus dipelihara dan upaya untuk bangsa ini, ujar AHY usai pertemuan, dikutip dari Merdeka.com

Menanggapi pertemuan tersebut, Direktur Eksekutif Forum Intelektual Bangka Belitung (FIBB), Areng Permana mengatakan kalau pada dasarnya Partai Demokrat secara ideologi tidak bertentangan dengan PDIP, karena hal ini sebelumnya pernah diutarakan oleh SBY yang menyebutkan Demokrat merupakan partai semua kalangan.

"SBY pernah menyatakan kalau partainya merupakan rumah semua kalangan, jadi secara ideologi demokrat sebenanya tidak bertentangan dengan PDIP, adapun riak-riak konflik yang terdahulu, saya rasa ditahun 2020 ini sudah mengendor, itu dibuktikan beberapa kali pertemuan tokoh demokrat dan PDIP beberapa waktu lalu seperti pertemuan Ibas dengan Ibu Mega, lalu Ibu Mega yang menghadiri pemakaman Ibu Ani hingga terkahir pertemuan AHY dan Puan,"terangnya.

Areng menjelaskan, bahwa pertemuan ini membuktikan politik ini tidak lagi tertuju pada konflik masing-masing individu, sehingga sangat memungkinkan baik PDIP dan demokrat akan saling dukung pada pilkada serentak termasuk Babel.

"Secara terkhusus untuk di Babel memang tidak ada konflik mendalam antara PDIP dan Demokrat sehinga peluang untuk mesra di Pilkada sangat lah besar, apalagi jelas point obrolan pertemuan AHY dan Puan membahas peluang sinergi dibeberapa Pilkada dan Babel punya kans itu, terutama Kabupaten Bangka Tengah,"sebutnnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, Ketua walikopi tersebut memprediksi bahwa PDIP dan Demokrat akan mesra di Babel terkhusus di Kabupaten Bangka Tengah, hal tersebut dibuktikan memang tidak ada tidak ada konflik yang sangat substansial yang bisa membuat mereka untuk tidak berkoalisi.

"Saya rasa jika koalisi ini terbentuk atas dasar keprihatinan terhadap masyarakat, saya memprediksi akan menjadi kekuatan untuk memenangkan kandidatnya ketimbang koalisi yang dibentuk berdasarkan pilihan basis melalui hitungan kursi-kursi dan menempatkam kepentingan masyarakat diurutan nomor dua,"pungkasnya. (BBR)
Laporan: faisal