Petani Karet di Mendobarat 2 Kali Menjerit

Ahada
Petani Karet di Mendobarat 2 Kali Menjerit
Pohon karet perani Mendobarat Kabupaten Bangka diserang penyakit daun rontok. (Ichsan/babelreview.co.id)

MENDOBARAT, BABELREVIEW.CO.ID--Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Demikian nasib yang mendera petani karet di Kecamtan Mendobarat Kabupaten Bangka. 

Pasalnya, sudahlah harganya murah, pohon karet milik petani pun terserang penyakit 'asai' daun atau rontok daun. 

"Ini bukan seperti lazimnya musim gugur daun. Ini semacam penyakit yang menyerang daun," ujar Abdul Rasyid, salah seorang petani di Desa Petaling Banjar, Selasa (05/05/2020).
Rasyid berharap ada perhatian dari dinas terkait.

"Paling tidak ada respon dari dinas terkait.  Karena  kejadian ini sudah cukup lama. Sampai saat ini belum ada penangan, khususnya dari  UPTD terkait," ungkap Rasyid.

Dikatakan Rasyid,  penyakit rontok daun menyebabkan produksi getah menurun.

"Ada penurunan produksi getah sekitar 20 hingga 30 persen dari biasanya. Ditambah harga yang terjun bebas, maka lengkap lah persoalan yang saat ini dihadapi petani karet," tandas Rasyid. (BBR)
Laporan: Ichsan Mokoginta Dasin