Pokdarwis Gerhana Desa Terentang Gelar Pelatihan Praktek Operasional Mesin Tempel

kasmirudin
Pokdarwis Gerhana Desa Terentang Gelar Pelatihan Praktek Operasional Mesin Tempel
Kelompok Sadar Wisata Gerhana Desa Terentang, menggelar praktek cara mengoperasikan mesin tempel di Pantai Terentang, Bangka Tengah, Minggu (31/3/2019). (Foto: Faisal)

TERENTANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gerhana Desa Terentang, menggelar praktek cara mengoperasikan mesin tempel di Pantai Terentang, Bangka Tengah, Minggu (31/3/2019). Kegiatan untuk mengimplementasikan hasiL pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Perkimhub Bangka Tengah dengan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Politeknik Transfortasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Palembang pada 5 Maret 2019 lalu.

Kepada Babel Review, Ketua Pokdarwis Gerhana Desa Terentang, Basrin Sugiharto mengatakan, kegiatan tersebut adalah implementasi dari diklat kecakapan awak kapal yang diselenggarakan awal bulan lalu, dengan melaksanakan latihan praktek operasional untuk anggota dan masyarakat yang dilaksanakan oleh Pokdarwis Gerhana Desa Terentang III dengan Destana Bateng.

“Pelatihan ini akan terus kami lakukan. Setelah ini kegiatan pelatihan akan dilaksanakann juga untuk Relawan Destana wilayah Lubuk Besar dan sekitarnya. Kemudian minggu depan dan minggu berikutnya, kita lanjutkan praktek untuk Relawan Destana wilayah Simpang Katis. Kemudian dilanjutkan dengan fasilitator Destana Bateng. Jadi total semua ada 4 tahapan kegiatan latihan praktek ini,” jelasnya.

Basrin mengatakan, tujuannya dari kegiatan ini, supaya para alumni diklat memantapkan kemampuan dan keterampilan praktek langsung di lapangan. Sedangkan bagi masyarakat, latihan ini sebagai pengetahuan dasar praktis operasional mesin tempel.

Sementara itu, Kabid Perhubungan Disperkimhub Bangka Tengah Fani Hendra Saputra mengucapkan syukur. Karena diklat kecakapan dan teknis mesin tempel kapal dapat bermanfaat dan telah diimplementasikan kepada masyarakat sekitar.

“Banyaknya manfaat yang bisa masyarakat dapatkan dari hasil diklat kemarin, insya Allah Diklat ini akan dilaksanakan kembali di tahun 2019 ini dengan peserta nelayan, organisasi, pemerintah serta masyarakat,” tuturnya.

Fani berharap kepada Pokdarwis yang telah melanjutkan pelaksanaan kegiatan latihan praktek ke masyarakat, agar lebih memberi pemahaman tata cara atau SOP yang benar.

“Beri pelatihan atas apa yang telah didapatkan pada saat diklat, dengan memberi pemahaman berdasarkan kaidah SOP serta aturan yang berlaku,” pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal                                                                   
Editor    : Kasmir
Sumber  : Babel Review