Polemik Bansos APBD 1, Didit : DPRD Belum Menerima Rancangan Usulan dari Eksekutif

faisal
Polemik Bansos APBD 1, Didit : DPRD Belum Menerima Rancangan Usulan dari Eksekutif
Didit Srigusjaya Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Doc. BBR)

BANGKA BELITUNG, BABELREVIEW.CO.ID -- Persoalan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) untuk warga terdampak covid kini menjadi polemik, pasalnya bantuan sosial untuk 50 KK tiap desa kini tak kunjung disalurkan.

Menanggapi polemik ini, Ketua DPRD Provinsi Babel menegaskan bahwa belum disalurkanya bansos tersebut karen pihak eksekutif provinsi belum sama sekali mengajukan usulan bantuan tersebut ke DPRD.

"Sampai detik ini kami belum sama sekali menerima pengajuan anggaran untuk bansos yang bersumber dari APBD1, bahkan juknis penyaluran kepada siapa saja yang berhak menerima belum kami terima dari pihak pemprov,"ujarnya, kepada Babelreview, Jumat (10/7/2021)

Ia menyampaikan, penyaluran bansos tersebut harus ada Pergubnya, jangan sampai dana yang digunakan untuk bansos tanpa juknis karena akan beresiko menjadi temuan.

"Intinya gini, kami ingin meluruskan bahwa belum disalurkannya bantuan tersebut bukan kendalanya ada di DPRD, melainkan pihak pemprov dalam hal ini dinas sosial dan gugus tugas sampai saat ini belum sama sekali menyerahkan rancangan usulan untuk bantuan tersebut,"sebutnya.

Didit menyampaikan polemik ini jangan hanya dijadikan ajang lempar tanggungjawab, karena sampai sekarang bantuan tersebut sudah digembar-gemborkan padahal baru sekedar wacana

Bansos ini menggunakan uang negara bukan uang pribadi atau kelompok, untuk mengeluarkannya harus ada aturan hukum yang jelas, untuk itu kami akan memanggil pihak dinas terkait untuk meluruskan dan menyarankan untuk segera dibuatkan pergub agar tau siapa yang berhak mendapat bantuan tersebeut baik nama dan alamatnya,"pungkasnya. (BBR)


Penulis   : Faisal

Editor      : Admin03