Polemik Rapid Test, Ajang Bisnis ataukah Sosial..?

Ahada
Polemik Rapid Test, Ajang Bisnis ataukah Sosial..?
Calon penumpang pesawat yang akan berangkat melalui Bandara Depati Amir Bangka wajib menunjukkan hasil rapid test. (Firly/babelreview)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Meski belum normal seperti sebelumnya, namun jalur penerbangan dan laut sudah mulai dibuka oleh pemerintah. 

Selain jumlah dan jatah penerbangan yang masih dibatasi, pembukaan jalur transportasi ini dilakukan dengan penegakan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satu syarat bagi warga yang hendak berangkat keluar Babel baik lewat jalur udara maupun laut harus melengkapi surat keterangan bebas covid. 

Karena itu, setiap warga yang mau keluar Babel harus melakukan rapid test atau swab.

Hasil rapid tes atau swab inilah yang menjadi alasan bisa atau tidaknya keluar Babel.

Jika hasilnya non reaktif atu negatif, maka bisa keluar. Jika hasil sebaliknya, tidak bisa keluar.
Dengan kondisi seperti ini, maka pemerintah daerah atau pihak swasta membuka layanan rapid tes atau swab.

Biaya untuk satu kali rapid tes bervariasi tergantung lembaga atau instansi yang melayani rapid tes atau swab.

Melihat pentingnya rapid tes atau swab ini bagi calon penumpang pesawat maupun kapal laut, maka memunculkan kesan bahwa saat ini rapid tes atau swab menjadi ladang bisnis yang menggiurkan.

Sehingga wajar jika, lembaga kesehatan atau rumah sakit baik pemerintah atau swasta membuka layanan rapid tes.

Menyikapi kesan ini, Mikron...

  • Halaman
  • 1
  • 2
  • 3