Polemik Zona Hijau-Zona Merah, ABP: Satu Saja Terkonfirmasi Positif Sudah Jadi Zona Merah

Ahada
Polemik Zona Hijau-Zona Merah, ABP: Satu Saja Terkonfirmasi Positif Sudah Jadi Zona Merah
Juru Bicara GTPPC-19 Provinsi Bangka Belitung Andi Budi Prayitno (ABP). (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID--Polemik soal penamaan zona terkait pandemi wabah Covid-19 di Bangka Belitung sempat mengemuka beberapa waktu lalu.

Bahkan sejumlah pihak terkait, terkesan tak mau menanggapi kriteria zona merah dan zona hijau yang dimaksud, lantaran takut memberikan keterangan yang salah.

Bahkan tak sedikit pihak yang menyalahkan media ketika mengangkat judul Bangka Jadi Zona Merah ketika di kabupaten tersebut terkonfirmasi satu kasus warganya positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa melalui Juru Bicara GTPPC-19 Provinsi Bangka Belitung Andi Budi Prayitno (ABP), menjelaskan kriteria tersebut kepada BBR, Rabu (13/05/2020) malam.

Menurut ABP, suatu daerah atau wilayah disebut dengan zona merah apabila di daerah atau di wilayah tersebut sudah ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jadi biar pun baru ada satu yang positif Covid-19, maka logikanya wilayah itu sudah tak hijau lagi. Kalau sudah tak hijau, ya zona merah namanya," jelas ABP.

ABP mengatakan, penyebutan kategori zona ini bisa  berbasis area atau kawasan. Artinya berlaku juga dalam area kecamatan, kabupaten/kota atau provinsi.

"Misalnya beberapa waktu lalu ada terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Merawang atau di Pangkalbalam. Maka kedua wilayah itu sudah masuk kategori zona merah," ujar ABP.

Ia  mengimbau agar warga masyarakat yang wilayahnya belum ada terkonfirmasi positif Covid-19 untuk terus menjaganya agar tetap jadi zona hijau. (BBR)

Laporan Ichsan Mokoginta Dasin