Polri Teken MoU dengan UBB, Brigjen Wahyu: Tugas Polisi Kian Berat!

kasmirudin
Polri Teken MoU dengan UBB, Brigjen Wahyu: Tugas Polisi Kian Berat!
TUKAR CINDERAMATA – Kepala Biro Kajian Strategi (Karojianstra) SSDM Polri Brigjen Drs Wahyu Widodo M.Phil dan Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf saling tukar cinderamata, usai penandatangan MoU antara Kepolisian RI dengan UBB di Ruang Pertemuan Rektorat UBB, Kampus Terpadu Balunijuk, Merawang, Kamis (19/04/2018).

BANGKA, BABELREVIEW -- Tugas polisi saat ini dan kedepan dinilai semakin berat. Kondisi ini menghendaki sumberdaya polisi dan kelembagaan kepolisian dalam performa sangat profesional, sekaligus memiliki kompetensi yang tinggi.

Salah satu jawaban untuk memiliki performa tersebut, selain melakukan perubahan internal, kepolisian RI baik di pusat (Mabes Polri) maupun di daerah (Polda) harus melakukan kerja sama dalam banyak bidang dengan perguruan tinggi.

“Hingga saat ini Kepolisian RI sudah menandatangani 30 kesepakatan kerjasama, dari 34 kerja sama yang kita harapkan di 34 Polda yang ada di seluruh Indonesia,” tukas Kepala Biro Kajian Strategi (Karojianstra) SSDM Polri Brigjen Drs Wahyu Widodo M Phil di Ruang Pertemuan Rektorat UBB, Kamis (18/4).

Brigjen Wahyu Widodo mewakili Kepolisian RI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) yang diwakili Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi.

Penandatanganan MoU antara kedua institusi itu dihadiri Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Drs Syaiful Zachri MM dan staf polda. MoU mencakup tentang penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, pengkajian, penelitian dan pengembangan kelembagaan.

Brigjen Wahyu Widodo mengemukakan perkembangan teknologi yang begitu cepat, yang diikuti tingginya tuntutan masyarakat terhadap peran kepolisian, menyebabkan Kepolisian RI melakukan banyak perubahan dan kebijakan.

“Menjawab semua itu, kepolisian RI sudah melakukan perubahan paradigma. Semua itu tercemin dari visi kepolisian yaitu unggul dan kompetitif. Sejumlah kebijakan pun telah dilakukan, di antaranya perubahan kultural dan manajemen,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu kunci kerberhasilan kepolisian menjawab semua tantangan, yang juga terus berkembang itu, tak lain adalah meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

“Kunci keberhasilan semua itu terletak pada SDM (sumberdaya manusia) yang berkualitas, baik dari sisi moral, mental dan intelektual. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui rekrutmen yang objektif, transparan dan accountable,” tukas Wahyu.

“Ibarat sungai, kalau muaranya bersih, itu berarti hulu sungainya tentu bersih pula. Itu semua bagian dari sebuah tuntutan dari kebutuhan kepolisian saat ini dalam menjawab tantangan kini dan masa depan,” sambungnya. (BBR)


Penulis :Kusuma
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview