Prof. Saparudin Komitmen Lanjutkan Pembangunan SMP Budi Mulia Sambil Jaga Bangunan Bersejarah

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin berkomitmen melanjutkan proyek pembangunan Gedung SMP Budi Mulia, sambil memastikan bangunan lama yang berstatus cagar budaya sejak 2021 tetap terlindungi.

Komitmen ini disampaikan Prof. Saparudin dalam rapat dialog mengenai rencana pembangunan SMP Budi Mulia yang digelar Kamis (29/1/2026). Pertemuan tersebut menghadirkan berbagai pihak untuk merumuskan solusi yang mengakomodasi kepentingan pendidikan dan pelestarian warisan budaya.

Bacaan Lainnya

“Proyek ini tidak bisa ditunda karena menyangkut kepentingan akses dan kualitas pendidikan masyarakat. Di sisi lain, kami juga harus memastikan tidak ada kerusakan pada bangunan bersejarah ini,” ungkap Prof. Udin.

Prof. Udin menjelaskan bahwa tujuan rapat adalah menemukan formula terbaik agar pembangunan infrastruktur pendidikan dapat terwujud tanpa mengorbankan nilai historis bangunan. Ia meminta semua pihak terlibat aktif dalam diskusi yang berbasis kajian mendalam.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah soal autentisitas bangunan cagar budaya SMP Budi Mulia. Wali Kota meminta penjelasan detail yang didukung bukti sejarah yang valid.

“Autentisitas harus dibuktikan lewat data historis yang kuat, entah dari dokumen tertulis maupun kesaksian pelaku sejarah yang pernah ada di lokasi tersebut,” katanya.

Prof. Udin juga menyampaikan bahwa verifikasi sejarah bisa dilakukan dengan mengidentifikasi fungsi ruangan dan kegiatan yang pernah berlangsung di bangunan itu.

Menurutnya, jika memang sejak awal berfungsi sebagai lembaga pendidikan, seharusnya ada elemen-elemen khas seperti ruang pimpinan, ruang rapat, dan perpustakaan.

“Institusi pendidikan pasti memiliki ruangan-ruangan khusus, seperti ruang pertemuan siswa atau perpustakaan. Perpustakaan, sekecil apa pun bentuknya, merupakan persyaratan wajib sebuah lembaga pendidikan,” paparnya.

Wali Kota menegaskan bahwa pembahasan akan terus berlanjut hingga menemukan solusi terbaik. Apabila diperlukan, pihaknya siap mengundang tim ahli dari tingkat nasional.

“Jika belum ada kesepakatan, kami akan melibatkan tim ahli cagar budaya tingkat pusat, termasuk dari Jambi dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk membantu kami menemukan jalan keluar,” tegasnya.

Pemkot Pangkalpinang optimis bahwa dengan pendekatan dialogis dan kajian menyeluruh, pembangunan SMP Budi Mulia dapat direalisasikan sembari melestarikan nilai sejarah yang melekat pada bangunan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *