PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Program Kegiatan Menurunkan Stunting (Kemunting), sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sejak 2023.
Program ini difokuskan pada upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi kesehatan, pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi gizi seimbang bagi pelajar, ibu hamil, balita, dan kader kesehatan di wilayah lingkar tambang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.
Dalam pelaksanaannya, PT TIMAH Tbk menggandeng AIMI Bangka Belitung, BKKBN, pemerintah daerah, serta kelompok masyarakat. Sepanjang 2024, Program Kemunting telah dilaksanakan di sejumlah desa di Bangka Selatan dan Bangka Barat, menyasar ibu dan anak sebagai kelompok rentan stunting.
Pada 2025, jangkauan program diperluas melalui sosialisasi di sekolah, pelatihan pengolahan makanan berbasis pangan lokal, peningkatan kapasitas kader kesehatan, serta dukungan Program GENTING bagi keluarga berisiko stunting.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menyatakan bahwa Program Kemunting merupakan kontribusi berkelanjutan perusahaan dalam mendukung penurunan stunting dan membangun ketahanan gizi keluarga. Dukungan serupa juga diapresiasi oleh Kepala BKKBN Babel, Fajar Sentosa, yang menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mempercepat penurunan stunting di daerah.
Melalui Program Kemunting, PT TIMAH Tbk optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.












