PT Timah Kembali Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Nelayan Matras

Irwan
PT Timah Kembali Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Nelayan Matras

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- PT Timah Tbk melalui Unit Penambangan Laut Bangka (UPLB) kembali memberikan bantuan kepada salah satu nelayan yang bernama Jamil Rahman usia 71 tahun yang selama ini menambatkan perahunya di Pantai Turun Aban Lingkungan Matras.

Jamil Rahman saat ini didiagnosa mengidap penyakit komplikasi dari sakit maag, lambung, kolesterol, asam urat, jantung hingga penyempitan saluran paru-paru.

Yang mana, satu hari sebelumnya UPLB PT Timah Tbk juga telah menyalurkan bantuan kepada Jamhir salah satu nelayan yang menambatkan perahunya di Pantai Turun Aban karena mengalami sakit susah buat air besar dan saat ini sedang melakukan perawatan di Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat.

Kali ini, penyerahan bantuan diserahkan langsung Kepala Bagian Pengawasan KIP, Kodri dirumah kediaman Jamil Rahman di Lingkungan Jelutung, Kelurahan Sinar Jaya, Sungailiat, Rabu (28/4/2021).

Kodri yang mewakili Kepala UPLB PT Timah Tbk Ryan Andri katakan jika pihaknya selama ini selalu berkomitmen kuat membangun sinergi secara persuasif dengan rekan-rekan nelayan sebagai mitra utama BUMN.

"Ini sebagai bentuk rasa peduli kami (PT Timah Tbk-pen) kepada kawan-kawan nelayan. Bapak ini menceritakan ada keluhan sakit. Jadi kami berharap dengan kondisi nelayan kita saat ini kami terus bisa memberi santunan untuk mereka yang membutuhkan kami. Jadi tidak berhenti sampai di sini. Bantuan ini dalam berbagai bentuk akan terus berlanjut seperti CSR dan lain-lainnya," ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kodri bahwa PT Timah Tbk selalu membuka pintu selebar-lebarnya untuk rekan-rekan nelayan yang memang membutuhkan bantuan dari pihaknya.

Karena bagaimana pun profesi nelayan ia katakan merupakan bagian penting dari kehadiran PT Timah Tbk itu sendiri yang tidak bisa dilepaskan antara satu sama lainnya.

"Bantuan ini akan terus berlanjut untuk kawan-kawan nelayan yang memang membutuhkan. Kepada kawan-kawan nelayan Matras jangan sungkan-sungkan menghubungi kami. Apalagi bapak Jamil ini ternyata pensiunan PT Timah yang sekarang beralih profesi menjadi Nelayan. Jadi Kalau untuk nelayan, PT Timah akan selalu ada di depan sebagai mitra strategis," tutupnya menyemangati.

Roba'yah (61) selaku isteri Jamil Rahman yang turut mendampingi menceritakan kalau suaminya sudah selama empat hari empat malam menjalani rawat inap di RS Medika Stania Sungailiat, dan baru dibolehkan pulang ke rumah oleh dokter pada siang hari ini.

Ia pun mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada PT Timah Tbk atas bantuan yang diberikan.

"Terima kasih banyak untuk PT Timah. Semoga PT Timah jaya lagi, pak, ke depannya. Minta keluarga PT Timah sehat semuanya, panjang umur, selamat dunia akhirat," ucapnya mendoakan.

Sementara itu Jamil Rahman juga turut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PT Timah Tbk yang masih mau memedulikan nasib nelayan, apalagi dirinya sendiri yang merupakan pensiunan perusahaan pelat merah itu.

"Terima kasih banyak lah buat PT Timah yang masih mau peduli dengan karyawan yang walau pun sudah pensiun tapi masih dikenang jasanya," tutupnya. (BBR/ADV)

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan