Pusat Jajanan Kuliner Kampungku Berbagi Rezeki Jumat Barokah, 200 Anak Panti Asuhan Gratis Makan Minum

Kusuma Jaya
Pusat Jajanan Kuliner Kampungku Berbagi Rezeki Jumat Barokah, 200 Anak Panti Asuhan Gratis Makan Minum
Para pedagang yang tergabung dalam Pusat Jajanan Kuliner Kampungku di Jalan RE Martadinata Opas Indah Pangkalpinang berbagi rezeki bersama 200 anak panti asuhan, Jumat (12/3/2021). (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Jumat Barokah, begitulah cara pedagang kuliner yang tergabung di Pusat Jajanan Kuliner Kampungku di Kampung Opas Pangkalpinang berbagi rezeki.

Sedikitnya 200 anak panti bersama para pengurus panti asuhan secara bergantian mendapatkan makanan berupa nasi kotak, minuman serta kuliner lainnya yang dijual di Pusat Jajanan Kuliner Kampungku.

Pusat Jajanan Kuliner Kampungku ini terletak di Jalan RE Martadinata Opas Indah Pangkalpinang. Seminggu sekali para pedagang yang tergabung dalam Pusat Jajanan Kuliner Kampungku ini berbagi rezeki kepada anak yatim atau yatim piatu maupun anak panti asuhan di sekitar Kota Pangkalpinang.

Program ini dinamakan Jum'at Barokah. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap seminggu sekali pada hari Jum'at, yaitu selepas Jum'atan dan selepas Ashar.

Ada 200 anak beserta pengasuh panti asuhan yang secara bergantian dibagi perkelompok. Mereka diundang oleh pihak pengelola Pusat Jajanan Kuliner Kampungku setiap seminggu sekali. Mereka diberikan makanan berupa nasi kotak dan minuman serta kuliner lainnya yang ada di pusat jajanan tersebut secara gratis.

Menurut Pembina Pusat Jajanan Kuliner Kampungku H Syamsudin di dampingi Pengelola Depri, bahwa kegiatan atau program Jumat Barokah ini sudah berjalan sejak mulai dibukanya Pusat Jajanan Kuliner Kampungku. Sudah berjalan sejak 3 bulan ini secara rutin setiap hari Jum'at.

Kepada Pemerhati Publik sekaligus Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel) Jumli Jamaluddin, Pembina Pusat Jajanan Kuliner Kampungku Syamsudin mengaku bahwa program ini merupakan cara para pedagang dalam berbagai rezeki.

Dikatakan Syamudin, kegiatan tersebut dalam rangka berpartisipasi untuk menyisihkan rezeki dari para pedagang dan donatur maupun pengelola kepada anak yatim atau yatim piatu maupun anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Pangkalpinang.

"Kendati demikian kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19. Mudah-mudahan barokah dan berjalan lancar," ujar Syamsudin, Jumat (12/3/2021).

Selaku Pemerhati Publik, Jumli Jamaluddin mengatakan bahwa program atau kegiatan sosial bagi umat seperti ini sangat membantu dan bermanfaat, apalagi di tengah kondisi pandemi covid-19 saat ini.

"Kedepannya sebagai masukan dan saran jika pengelolaan fasilitas atau sarana publik yang dikelola baik oleh perorangan atau kelompok, jika sudah semakin memadai atau semakin berkembang maka kalangan masyarakat yang kurang mampu ataupun seperti janda kurang mampu dan lainnya perlu juga sesekali untuk diikutkan dalam program ini," ujar Jumli.

Diakui Jumli, dengan adanya pengelolaan usaha seperti ini, selain bermanfaat secara ekonomi bagi para pedagangnya dan pengelola juga sangat bermanfaat untuk membantu umat.

"Apresiasi atas langkah yang dilakukan oleh para pedagang dan pengelola Pusat Jajanan Kuliner Kampungku ini. Kita tentu berharap program seperti ini tetap terus dipertahankan dan terus berkelanjutan, bahkan jika perlu ditularkan kepada para pedagang atau pengelolah usaha lainnya," tukas Jumli. (BBR)