Raja Bordir Didukung Mesin Jahit Terkomputerisasi

Admin
Raja Bordir Didukung Mesin Jahit Terkomputerisasi
Foto: Vigest

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW – Sejak berdiri tahun 2012 lalu, Raja Bordir konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumennya. Kualitas selalu menjadi urusan nomor satu bagi usaha konveksi yang terletak di Jalan Depati Amir No 59 (simpang empat lampu merah Pasar Pagi) ini. “Raja Bordir merupakan sebuah usaha konveksi milik Pak Sutrisno, yang mencetak baju dan kaos dengan pilihan beragam.

Tidak hanya berporos pada baju dan kaos, tetapi juga pada sablon printing dan bordir,” ujar Yuyun (21), salah seorang karyawan Raja Bordir saat ditemui Babel Review (10/5). Demi  memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, menurut Yuyun, bahan dasar pembuatan baju dan kaos didatangkan langsung dari  Jakarta  dan Bandung.

“Hingga saat ini Raja Bordir memiliki 10 karyawan aktif yang berkompeten di bidangnya masing-masing, mulai dari bagian resepsionis, bordir setter (pengelola bordir), teknisi bordir, packer, bagian potong, jahit, serta produksi,” kata Yuyun. Karyawan yang telah setahun bekerja di bidang resepsionis tersebut mengaku sistem yang digunakan oleh Raja Bordir dalam membuat baju dan kaos telah berkembang, dimana saat ini mereka telah menggunakan sistem mesin jahit komputer yang lebih praktis dan canggih.

“Keistimewaan kami dibanding konveksikonveksi baju dan kaos lainnya di wilayah ini yaitu kami langsung melakukan  pengerjaannya disini. Kebanyakan usaha konveksi di Bangka Belitung hanya memiliki usaha konveksi namun mengirim permintaan pembuatan pesanan dari luar, alias tidak melakukan pengerjaan secara langsung,” ungkap Yuyun.

Yuyun mengaku peningkatan minat konsumen selalu melonjak pesat setiap tahunnya. Hal ini menuntut pengelola usaha untuk menambah kapasitas produksi termasuk sumber daya manusianya. Namun sayangnya tidak mudah mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kualifikasi keahlian seperti yang diinginkan. “Kendalanya terletak pada jumlah karyawan yang saat ini masih sangat terbatas.

Jadi jika ada salah satu saja karyawan yang tidak masuk bekerja maka otomatis akan menghambat waktu penyelesaian orderan. Kami benarbenar mencari orang yang paham dan berkompeten, karena ini menyangkut kepuasan dan tanggung jawab kami kepada konsumen. Jadi tidak bisa sembarangan, harus memiliki kualifikasi di dunia jahit/konveksi yang matang lebih dulu,” kata Yuyun. Ia juga menambahkan kendala lain yang kerap ditemui adalah lamanya pengiriman barang dari luar.

“Untuk barang kebutuhan bordir kami hanya punya satu akses tetap. Jadi kalau barang di tempat itu  sedang kosong mau nggak mau harus nunggu,” katanya. Meski begitu Raja Bordir tetap mengembalikan keputusan pada konsumen, apabila konsumen tidak bisa menunggu dan  ingin berganti jenis atau warna bahan maka akan segera dialihkan.

Menurut Yuyun, rata-rata produk yang mampu dihasilkan adalah 60 seragam dan 200 kaos setiap harinya. Raja Bordir mematok kisaran harga mulai dari Rp 50.000 - Rp 125.000 untuk kaos. Sementara keuntungan yang bisa diperoleh sebulan mencapai Rp 50-100 juta. Keistimewaan lain yang dimiliki Raja Bordir ialah waktu pengerjaannya yang tergolong cepat.

“Jika konveksi-konveksi pada umumnya melakukan pekerjaan hingga 3 bulan, kami biasanya dapat menyelesaikan dalam waktu yang jauh lebih cepat, paling lama 1 bulan. Hal itu dikarenakan pengerjaan sudah menggunakan bantuan mesin jahit komputer, jadi hitungannya lebih efisien.

Bonus lain yaitu kami juga dapat melakukan pekerjaan secara cepat apabila konsumen tengah diburu deadline karena biasanya banyak konsumen yang memesan dengan tenggat waktu yang mepet.Tetapi untuk yang ini harga kami naikkan sedikit,” ujar Yuyun. Pelanggan Raja Bordir berasal dari kalangan yang beragam, mulai dari sekolah-sekolah, perguruan tinggi, hingga berbagai perusahaan dan kantor yang ada di wilayah Bangka Belitung.

“Saat ini sudah beberapa company seperti PT Timah, PT Putra Bangka Mandiri, PT Karini Utama, juga beberapa Kantor seperti KPU cabang Sungailiat, dan KPU cabang Bangka Tengah yang telah mempercayakan pembuatan seragamnya pada konveksi kami. Kami juga sudah melakukan shipping ekspor ke beberapa kota di Pulau Jawa,” ungkap Yuyun.

Saat ditanyai mengenai harapan Yuyun berharap agar semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mempercayakan Raja Bordiri sebagai tempat pemesanan konveksi pilihannya.  “Dan agar Raja Bordir dapat membuka cabang dalam jangkauan yang lebih luas, bahkan hingga sampai ke luar kota,” harap Yuyun. (BBR)


Penulis :Vigest 
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview