Ranto Reserch and Consulting : Hasil Survei Bisa Mengubah Dukungan Parpol dan Pengusaha

Ahada
Ranto Reserch and Consulting : Hasil Survei Bisa Mengubah Dukungan Parpol dan Pengusaha
Peneliti Demokrasi dan Pemilu sekaligus pendiri Ranto Reserch and Consulting, Ranto SIP (kanan). (Faisal)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Peneliti Demokrasi dan Pemilu sekaligus pendiri Ranto Reserch and Consulting, Ranto SIP mengatakan hasil survei bisa mempengaruhi perilaku pemilih pada 9 Desember 2020 mendatang, namun tidak signifikan.

"Hasil survei yang dirilis pada periode pra Pilkada bisa saja mempengaruhi prilaku pemilih, namun diprediksi kecil. Hal ini disebut efek bandwagon. Atinya orang lebih suka memilih figur yang diberitakan menang, cuma efek ini tidak berpengaruh maksimal," ujarnya, Senin (27/7/2020).

Ranto menilai segment yang mungkin paling berpengaruh terhadap hasil survei sehingga berpotensi merubah arah dukungan adalah partai politik dan para pengusaha.

"Bisa jadi segment pengusaha berpengaruh terhadap hasil survei karena fakto kepentingan bisnis dikemudian hari. Sedangkan untuk parpol juga seperti itu karena kepentingan jangka panjang partai 5 tahun kedepan," terangnya.

Ia menjelaskan para pengusaha adalah identifikasi atas kelompok kreatif dan inovatif, sebagai pencipta nilai ekonomi, dalam kepentingan bisnis, maka kepastian dan keamanan, serta keberlanjutan usaha menjadi seolah lebih penting, sehingga hasil survei sedikit menentukan arah dukung, walau sering kali mereka tetap bermain dua kaki.

"Partai politik juga seperti itu, ada kepentingan jangka panjang yang harus mereka jaga dan asa tersebut harus di awali dengan kontrak politik sebelum pilkada, sehingga hasil survei sedikit banyak bisa mempengaruhi arah peta politik mereka," tukasnya.

Ranto menuturkan, hasil survei yang ia kelurkan mungkin bisa jadi merugikan salah satu pihak, namun risetnya jelas bersifat independen yang bertujuan memberikan edukasi pendidikan terkait metode penelitian yang digunakan dan bisa dipertanggung jawabkan.

"Persepsi hasil survei itu bermacam-macam, namun yang jelas kami ingin mendidik publik dengan bagaimana memaparkan secara ilmiah bahwa riset ini bisa berperan penting dalam memotret perkembangan tingkat popularitas, kesukaan, dan elektabiltas terhadap figur serta memberikan data-data evaluasi performa kepuasan para pemilih terhadap para kandidat dan instrument-instrument kampanye," pungkasnya. (BBR)
Laporan: faisal