Raperda Kepariwisataan Bangka Belitung Masuk Tahap Finalisasi

Irwan
Raperda Kepariwisataan Bangka Belitung Masuk Tahap Finalisasi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepariwisataan Bangka Belitung sudah masuk dalam tahap finalisasi. Hal tersebut disampaikan Ketua Pansus Raperda Kepariwisataan DPRD Bangka Belitung, Aksan Visyawan.

Ia mengatakan meski pembahasan Raperda cukup alot, namun dirinya bersyukur Raperda tersebut bisa selesai sesuai dengan harapan.

"Alhamdulillah hari ini cukup senang pembahasan Perda kepariwisataan yang cukup alot, tapi mendapatkan hasil berkualitas. Sebelumnya kita sempat khawatir Perda ini tidak ada giginya, tidak ada ototnya tapi Alhamdulillah hari ini kita final dan semua telah mengerahkan kemampuannya berpikir untuk Raperda ini," katanya kepada babelreview.co.id, Senin (5/4/2021)

Terkait dengan pengembangan wisata desa, Aksan menuturkan bahwa Pemprov Babel berdasarkan pasal 64 bisa membantu pengembangan pariwisata di desa, namun hal ini ternyata sempat menimbulkan dinamika karena pemahaman yang berbeda.

"Pasal tersebut sempat menimbulkan pembahasan yang alot, tapi Alhamdulillah akhirnya ketemu kejelasannya, bahwa pertama desa wisata ditentukan oleh Perdes dan Perbup, jadi setiap kabupaten yang menentukan, jadi mereka lah yang bertanggung jawab secara pendanaan karena sudah diatur dalam Ripparprov mana yang punya provinsi, mana juga yang punya kabupaten," ungkapnya.

"Kalau itu punya provinsi wajib kita kembangkan, dengan dana APBD kita tapi yang bukan itu bukan kewajiban kita, tapi provinsi boleh memberikan dukungan," sambungnya.

Lanjut Aksan, dirinya berharap dengan hadirnya Perda Kepariwisataan dapat meningkatkan kemajuan pariwisata Babel dan arah atau fokus pengembangan wisata Negeri serumpun sebalai bisa lebih jelas.

"Alhamdulillah saya seneng banyak masukan atas Raperda ini dan yang paling penting kewenanang UU Cipta Kerja yang memiliki turunan 51 PP ini tidak bertentangan Perda yang kita buat," pungkasnya. (BBR)

Laporan: Diko

Editor: Irwan