Rasa Durian Desa Pusuk Tak Ada Lawan, Yang Paling Lezat Namanya Si BT

Ahada
Rasa Durian Desa Pusuk Tak Ada Lawan, Yang Paling Lezat Namanya Si BT
Durian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka, Jedurian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka, jenis Durian yang terkenal di sini dinamakan durian Si BT (Bukit Tutoh) yang pada saat kontes durian yang diselenggarakan oleh Provinsi Babel tahun lalu berhasil meraih Juara Harapan Kedua. (Ist)
Durian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka, Jedurian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka, jenis Durian yang terkenal di sini dinamakan durian Si BT (Bukit Tutoh) yang pada saat kontes durian yang diselenggarakan oleh Provinsi Babel tahun lalu berhasil meraih Juara Harapan Kedua. (Ist)
Durian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka, Jedurian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka, jenis Durian yang terkenal di sini dinamakan durian Si BT (Bukit Tutoh) yang pada saat kontes durian yang diselenggarakan oleh Provinsi Babel tahun lalu berhasil meraih Juara Harapan Kedua. (Ist)
Sekdes Pusuk, Dani. (Ist)
Sekdes Pusuk, Dani. (Ist)

BABELREVIEW.CO.ID -- Selain wisata bahari dan hutan mangrove, Desa Pusuk yang tepat berada di mulut Teluk Kelabat ini konon adalah wilayah yang sangat subur mengingat georafisnya sebagai pesisir teluk. Maka tak heran, desa ini juga memiliki peluang investasi budidaya tanaman keras yang menjanjikan.

Saat ini Pemdes Pusuk sedang melakukan persiapan penanaman 21 ribu batang durian unggul sebagai destinasi wisata alternatif selain wisata bahari dan mangrove.

"21 ribu bibit durian ini akan kita tanam pada anggaran tahun depan," ujar Dani, Sekdes Pusuk.

Penanaman 21 ribu batang durian ini, lanjut Dani, sebagai revitalisasi bahwa dulunya Desa Pusuk merupakan sentra durian yang cukup kesohor.

"Kita ingin menjadikan Desa Pusuk ini sebagai sentra durian seperti dikenal beberapa dasawarsa yang lalu," ujarnya.

Dikatakan Dani, saat ini saja sudah ada sekitar 300 hektar kebun durian yang dikelola secara pribadi oleh masyarakat setempat. 

Jika program penanaman 21 ribu batang durian akan terlaksana, maka 5 hingga 6 tahun kedepan, Desa Pusuk sebagai destinasi kawasan wisata durian akan terwujud.

"Karena kedepan kita juga ingin menjadikan Desa Pusuk ini sebagai kawasan wisata durian," ujar sekdes yang saat ini juga memiliki 1,5 hektar kebun durian ini.

Dikatakan Dani, durian asal Desa Pusuk terkenal lezat dan sudah cukup terkenal di seantero Pulau Bangka.

"Jenis durian yang terkenal di sini dinamakan durian Si BT (Bukit Tutoh) yang pada saat kontes durian yang diselenggarakan oleh Provinsi Babel tahun lalu berhasil meraih Juara Harapan Kedua," papar Dani.

Sementara menurut Kadus 1 Pusuk Utara, Maryono, langkah revitalisasi perkebunan durian di Desa Pusuk bisa dijadikan sentra atau destinasi wisata tersendiri.

"Saat musim durian, bisa kita jadikan momen wisata juga. Kita juga sudah merancang semacam paket wisatanya. Misalnya selesai disuguhkan dengah makan durian, wisatawan bisa kita arahkan dengan sajian paket kuliner khas Desa Pusuk, yakni nasi merah dan hasil lautnya," ujar Maryono.

Maryono juga berharap kedepan nanti akan diadakan semacam kontes atau festival durian se Bangka Belitung yang pusatnya dilaksanakan di Desa Pusuk. Semoga! (BBR)

Laporan: Ichsan Mokoginta Dasin
Editor: @hada