Residivis Tersungkur Diterjang Timah Panas

kasmirudin
Residivis Tersungkur Diterjang Timah Panas
Tersangka Supratman harus dilumpuhkan dengan timah panas anggota polisi saat berusaha akan ditangkap di kediaman orang tuanya, Jumat (19/7/2019) dini hari pukul 01.00 WIB. (Foto: Ist)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Supratman (26) warga Kecamatan Air Gegas, Bangka Selatan, harus merasakan sakitnya diterjang timah panas akibat melawan anggota polisi saat ditangkap di kediamannya.

Supratman merupakan DPO Polsek Air Gegas, terkait dengan tindakan pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukannya sehingga menjadi buruan polisi kurang lebih satu tahun yang lalu.

Selain menjadi DPO, Supratman juga mantan residivis dengan kasus yang sama dan sempat mendekam di Lapas Bukit Semut selama 18 bulan.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan, Kompol Rusnoto seizin Kapolres Basel mengatakan, Tim Polsek Air Gegas diback up Polres Basel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Air Gegas, Iptu Amri terpaksa menembak residivis kambuhan ini. Karena melawan ketika hendak ditangkap oleh petugas.

"Tersangka Supratman warga Kecamatan Air Gegas ini terpaksa dilumpuhkan Unit Reskrim Polsek Air Gegas, karena sempat melawan saat akan diringkus dan mencoba melarikan diri,” beber Rusnoto pada Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, residivis kambuhan ini dibekuk petugas karena kembali melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan  di wilayah Kecamatan Air Gegas.

"Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat, bahwa keberadaan pelaku yang merupakan DPO Polsek Air Gegas berada di rumahnya," katanya.

Setelah informasi didapat, sambungya, pada Jum'at (19/7/2019) dini hari sekira pukul 01.00 WIB, Kapolsek Air Gegas, Iptu Amri memimpin anggota yang diback up Buser Polres Bangka Selatan melakukan penggerebekan di rumah orang tua tersangka yang beralamat di Desa Delas.

Dikatakannya, dari hasil pengembangan tersangka juga mengakui pernah melakukan pencurian bermotor di dua TKP berbeda yakni di Desa Delas dan Desa Pergam, Kecamatan Air Gegas.

"Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari tersengka berupa dua unit sepeda motor yang terdiri dari satu unit motor Yamaha Mio Soul yang digunakan pelaku untuk melaksanakan aksi kejahatannya dan satu unit motor Mio Soul milik korban," tandasnya.

Diakuinya, setelah mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Air Gegas, tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Air Gegas guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 363 dan 365 KUHP dengan ancaman penjara 13 tahun," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Andre 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review