Rio Setiady Soroti Lemahnya Perhatian UMKM di Pangkalpinang

kasmirudin
Rio Setiady Soroti Lemahnya Perhatian UMKM di Pangkalpinang
Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady. (Foto: Gusti)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady, angkat bicara terkait perekonomian yang semakin melemah serta kurang maksimalnya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam hal keperpihakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Rio, Ia melihat dari 5 tahun terakhir Pemerintah Kota Pangkalpinang kurang fokus kepada para pelaku UMKM lokal.

"Memang seharusnya Pemerintah lebih mengutamakan dan fokus terhadap UMKM lokal dulu, karena ini merupakan tenaga kerja lokal semua, dan kita lihat dari 2014 hingga 2019 kita belum melihat maksimalnya keberpihakan pemerintah terhadap UMKM lokal," ujar Rio saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2019).

Rio mengatakan, pemerintah harus tegas dalam menangani UMKM lokal tersebut. Apalagi ada minimarket nasional yang masuk ke Pangkalpinang harus dikawal.

"Apakah didalamnya UMKM lokal dapat berkontribusi atau tidak. Seperti UMKM yang ingin menambahkan IRT, MDI dan halal MUI, itu kan berat bagi mereka. UMKM lokal butuh bantuan dari pemerintah," ujarnya.

Rio juga mengatakan, pemerintah juga harus ikut membantu dalam hal memasarkan produk UMKM ke luar Provinsi Bangka Belitung.

"Saya pikir, para UMKM ini sudah lama ada disini, mereka sudah tertatih-tatih, sudah selayaknya kita libatkan, bahkan kita harus bantu mereka untuk memasarkan produknya ke luar Bangka," tuturnya.

Namun demikian, dirinya sangat mengapresiasi Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil yang berhasil mengundang para UMKM, untuk mendirikan stand di Pangkalpinang Fair dalam merayakan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-262 kemarin.

"Ini tinggal kita follow up lagi kita tindak lanjuti lagi dan menjadi fokus kita untuk pengembangan kedepan, jangan sampai dilupakan," harap Rio. (BBR)


 

Penulis  : Gusti
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review