RSUD Depati Bahrain Gunakan Anggaran Covid-19 Sesuai Dengan LKPP Nomor 3 Tahun 2020

Ibnuwasisto
RSUD Depati Bahrain Gunakan Anggaran Covid-19 Sesuai Dengan LKPP Nomor 3 Tahun 2020
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrain Sungailiat Bangka, dr Yogi Yamani S.pb. (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrain Sungailiat Bangka mendapatkan anggaran untuk penangggulangan Covid-19 sebesar 11 milyar. Dan yang 2 milyar khusus dialokasikan untuk pembelajaran alat habis pakai dan obat.

Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrain Sungailiat, dr Yogi Yamani S.pb anggaran sebesar itu nantinya untuk pembelian obat dan bahan medis lainnya yang akan digunakan di rumah sakit.

Ia mengatakan telah menggunakan anggaran sebesar 2 milyar itu kurang lebih 300 juta. Pihaknya sejauh ini baru menggunakan anggaran sebesar itu karena sudah banyak bantuan atau donasi yang diberikan oleh pihak ketiga.

"Kenapa kita baru menggunakan dana sebesar itu, karena ini suatu bukti untuk efisiensi anggaran. Meskipun anggaran ada untuk rumah sakit, namun kami tidak semena-mena untuk menggunakannya," ujarnya saat di temui ruang kerjanya, Selasa (9/6/2020).

Lebih lanjut, dijelaskannya untuk saat ini ketersediaan stok barang yang didapatkan dari pihak ketiga masih mencukupi digunakan untuk melakukan perawatan pasien. Sementara itu untuk melakukan keperluan pembelanjaan harus sesuai dengan surat edaran dari LKPP nomor 3 tahun 2020 yang isinya pemesanan dan barang yang datang harus diperiksa oleh inspektorat.

"Jika sudah diperiksa dan dinyatakan sesuai, maka selanjutnya akan dibuatkan surat kontrak. Dan kemudian pada tahap proses pembayaran pun masih diaudit oleh pihak inspektorat," tuturnya.

Kemudian Direktur RSUD Depati Bahrain menerangkan jika uang anggaran sebesar 2 milyar itu tidak berada di rumah sakit, tetapi berada di kas daerah. Jadi ada proses yang harus dilakukan dalam penggunaan anggaran tersebut, pembelanjaan barang harus melalui beberapa persyaratan seperti mendapatkan pemeriksaan terlebih dahulu dari inspektorat.


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review