Rumah Jendela Street Festival Bius Penonton  

Admin
Rumah Jendela Street Festival Bius Penonton   
Hari itu, Selasa/17 September 2019 Rumah Jendela Inspirasi Pangkalpinang tampak riuh oleh perpaduan nuansa seni, budaya dan kuliner Bangka.Foto:Tirdza

 PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Hari itu, Selasa/17 September 2019 Rumah Jendela Inspirasi Pangkalpinang tampak riuh oleh perpaduan nuansa seni, budaya dan kuliner Bangka. Grup tari dari UKM Seni Universitas Bangka Belitung dan solo gitar finger style dari Zizin mengawali pembukaan Rumah Jendela Street Festival.

Aksi band indie asal Pangkalpinang, Shandya, berhasil memecah suasana di festival ini. Membawakan lagu-lagu hits andalannya, fans Shandya pun ikut bernyanyi mengiringi penampilan mereka. Penampilan solo saxophone dari Indra Mahendra pun menghipnotis penonton, membuat ibu-ibu yang hadir ikut berteriak histeris. Grup musik Gema Harmoni dari Universitas Bangka Belitung juga ikut meramaikan suasana dan menutup acara di sesi Selasa (17/09/2019) sore.

Selain penampilan tari dan musik, ada juga bazaar kuliner. Bazar menyuguhkan kuliner asli Bangka dan gratis untuk dinikmati. Rini dari Deni Art, Toboali, salah-satu penyaji kuliner gratis ikut meramaikan festival ini.

Seni rupa pun tidak ketinggalan mewarnai acara ini. Dengan keahlian muralnya, Vincent, pria asal Toboali ini sukses membuat indah dinding pagar yang telah disediakan oleh panitia.

Sementara dialog Seni Budaya dan Sastra Bangka Belitung berlangsung Minggu (15/09/2019) diisi oleh budayawan Ian Sancin, Andi Kampung Bangka dan juga Pakde Budi Semprul. Hari kedua, Senin (16/09/2019) acara dimeriahkan dengan pnampilan Sanggar Bunga Tanjung dari Sungaiselam,

“Tidak sampai di situ, acara akan berlangsung hingga malam ba'da isya. Akan ada penampilan grup musik Hozhayate, Filosofi serta band regae asal Bangka Belitung Desvin and Dejanaira,” imbuhnya. (Tirdza/BBR)


Penulis  : Tirdza
Editor    : Fennie
Sumber : Babel Review