Satgas Covid-19 BUMN Babel Bagikan Sembako Untuk Jurnalis

diko subadya
Satgas Covid-19 BUMN Babel Bagikan Sembako Untuk Jurnalis
Satgas Covid-19 BUMN Babel Membagikan Paket sembako Kepada Jurnalis, Selasa (19/5). (Foto : Babelreview/Fierly)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Kepedulian terhadap peran jurnalis ditengah Pandemi Covid-19 saat ini ditunjukkan Satgas Covid-19 BUMN Babel.

Peran tak kalah penting di emban jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat ditengah kondisi saat ini termasuk berbagai hal yang berkenaan dengan perkembangan Covid-19 di Babel.

Kepedulian Satgas Covid-19 BUMN ditunjukkan dengan penyerahan paket sembako yang diserahkan secara simbolis kepada sejumlah jurnalis yang bertugas di beberapa tempat peliputan dan organisasi.

Ketua Satgas Covid-19 BUMN, Rendi Kurniawan, mengatakan jurnalis merupakan salah satu garda terdepan yang berjuang ditengah pandemi untuk memberitakan informasi kepada masyarakat. Mereka bahkan rela langsung ke lapangan setiap ada informasi terkait Covid-19 terkadang mengenyampingkan resiko kesehatan demi informasi yang akurat.

" Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dengan teman-teman jurnalis, untuk saling berbagi dalam rangka menghadapi pandemi covid-19 ini. Karena teman-teman jurnalis tidak kalah pentingnya di garda terdepan memberitakan Informasi tentang Covid-19. Semoga apa yang kita kumpulkan bisa bermanfaat untuk rekan-rekan semua," katanya kepada awak media, Selasa (19/5).

Paket sembako yang diberikan terdiri dari beras, minyak goreng, gula, terigu dan ikan sarden ini, diharapkan bisa membantu para jurnalis memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk pembagiannya, Sembako dibagikan kepada wartawan yang bertugas meliput di wilayah Pemprov Babel, Pemkot Pangkalpinang, Pewarta foto Indonesia Babel, IJTI.

Apa Itu Aplikasi PeduliLindungi.id ?

Pada kesempatan ini juga, GM PT. Telkom, Shane Sihombing, mensosialisasikan aplikasi Peduli dan Lindungi, yang menjadi panduan bagi masyarakat untuk melawan Covid-19 ini.

Ia menjelaskan PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan.

Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

" dengan begitu kita akan menjadi lebih berhati-hati, termasuk tracking dan tracing dengan pasien positif," ungkapnya.

PeduliLindungi menggunakan data yang diproduksi oleh gadget Anda dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, maka akan terjadi pertukaran id anonim yang akan direkam oleh gadget masing-masing.

PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang- orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan). Hal ini akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak.

PeduliLindungi sangat memperhatikan kerahasiaan pribadi Anda. Data Anda disimpan aman dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data Anda hanya akan diakses bila Anda dalam risiko tertular COVID-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.

Jika Anda pernah berada di tempat yang dekat dengan kasus COVID-19 positif, baik Anda tahu ataupun tidak tahu orangnya, PeduliLindungi membantu petugas resmi pelacakan kontak untuk menghubungi Anda lebih cepat. dengan begitu, lebih cepat juga menghentikan penularan COVID-19, sehingga kita bisa melindungi orang-orang yang tercinta di sekitar kita.

Dengan mengaktifkan akses bluetooth, Anda akan membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

Dengan mengaktifkan akses lokasi, Anda akan mendapat notifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi jika Anda memasuki zona merah. Zona merah adalah area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan. Selanjutnya, jika Anda tetap berada di zona merah tersebut selama 30 menit, PeduliLindungi juga akan memberikan pengingat untuk segera menyelesaikan urusan Anda

Anda akan mendapat notifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi jika Anda berada di tempat yang sama dengan beberapa orang yang sama-sama mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam waktu yang cukup lama.

Pembagian sembako ini, dihadiri oleh  EGM Bandara Depati M Syahril; Pimcab BRI Pangkilpinang Yerry Chandra; Ketua Sargas COVID-19 Rendi Kurniawan; Kacab Jasa Raharja Babel Agus Doto Pitono; Kacab PNM Babel Daniel Silitonga; GM IPC Pangkalbalam Cucu Kuswoyo;
Kacab BTN Pangkalpinang Adho Sentosa; GM Witel Telkom Babel Shane Sihombing; Deputi Operasi Bank Mandiri Pangkalpinang Hari Purwanto; Sales Branch Manager Pertamina Bangka Satriyo Wibowo Wicaksono; Kacab PT Pos Indonesia Pangkalpinang Azmat Pasa;
Kacab Bulog Babel Taufikurrahman; Deputi Branch Manager BTN Pangkalpinang Dendi Riyadi Utomo dan Kepala LKBN Antara Biro Babel, Irwan Arfa. (BBR)


Laporan Diko Subadya
Sumber : Babelreview & Pedulilindungi.id