Satu Warga Mendo Barat Meninggal Akibat Terpapar Covid-19

Ahada
Satu Warga Mendo Barat Meninggal Akibat Terpapar Covid-19
Almarhum M (67) dimakamkan dengan prosesi pemakaman menggunakan SOP protokol kesehatan Covid-19 telah berjalan dengan lancar, Jumat (4/12/2020)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Kembali satu pasien positif Covid-19 dengan inisial M usia 67 tahun warga Kecamatan Mendo Barat dinyatakan meninggal, Sabtu (5/12/2020).

Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19, Boy Yandra SKM MPH menyampaikan bahwa sudah terdapat 2 orang yang meninggal karena terjangkit positif Covid-19.

"Dan Alhamdulillah, setelah dilakukan kerjasama dengan tim BPBD Provinsi Bangka Belitung dan tim Covid-19 Pemkab Bangka, almarhum dimakamkan dengan prosesi pemakaman menggunakan SOP protokol kesehatan Covid-19 dan telah berjalan dengan lancar," terangnya.

Sedangkan dengan adanya penambahan kasus baru sebanyak 15 orang, terbagi dalam lima kecamatan yaitu kecamatan Belinyu 8 orang, Kecamatan Sungailiat 3 orang, Kecamatan Pemali 2 orang, Kecamatan Pemali 1 orang dan Kecamatan Mendo Barat 1 orang.

Kemudian data Covid-19 di Kabupaten sampai dengan hari ini adalah yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 329 orang dan 243 yang telah dinyatakan sembuh, dan 86 orang lainnya masih melakukan isolasi di RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Rumah Sakit Eko Maulana Ali, Rumah Sakit Bakti Timah dan karantina di Wisma Haji Provinsi Bangka Belitung dan Balai Diklat BKPSDMD Babel.

Perincian dari 86 orang per kecamatan sebagai berikut, Kecamatan Sungailiat positif 151 dan sembuh 95 orang jadi 56 orang masih dalam isolasi dan perawatan.

Kecamatan Mendo Barat positif 32 orang dan sembuh 20 orang, yang 12 orang masih di isolasi dan dirawat.

Kecamatan Pemali positif 49 orang, 43 orang dinyatakan sembuh dan 6 orang masih melakukan isolasi dan perawatan.

Kecamatan Belinyu ada 24 orang yang positif dan 13 orang telah sembuh, kemudian 11 orang masih dalam masa isolasi dan perawatan.

Kecamatan Merawang 25 yang positif dan yang 24 orang sudah sembuh, kemudian tinggal 1 orang yang masih melakukan isolasi di rumah dan dan perawatan di provinsi Bangka Belitung.

"Mengingat tempat karantina di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hanya bisa menampung pasien tambahan dari Kabupaten Bangka sebanyak 8 orang maka untuk sebagian pasien kasus baru hari ini di Karantina di Rumah Sakit Eko Maulana Ali, Belinyu dan 1 orang di Mes Timah," tandasnya. (BBR)
Laporan: ibnu w