Sebelum Kecelakaan Pesawat di Karawang, Anak Indigo Furi Harun Lihat Penerawangan Ini!

kasmirudin
Sebelum Kecelakaan Pesawat di Karawang, Anak Indigo Furi Harun Lihat Penerawangan Ini!
Furi Hasan. (ist)

BABELREVIEW.CO.ID  -- Salah satu keistimewaan dari anak indigo adalah dia bisa melihat masa depan. Tak jarang, peristiwa mengerikan pun mereka bisa lihat dan sedikit yang meleset dari 'vision'-nya.

Salah seorang anak Indigo yang memiliki keistimewaan,  Furi Harun. Kali ini, peristiwa yang diangkat adalah terkait kecelakaan pesawat. Bagaimana Furi melihat kasus ini dan apa yang muncul di vision-nya tentang musibah tersebut?

 

Furi menjelaskan, kejadian munculnya vision tentang pesawat jatuh dia dapatkan tahun lalu, di mana momen itu bertepatan dengan kejadian salah satu pesawat jatuh di Tanjung Karawang.

Sebelumnya, sekitar satu bulan sebelum kejadian, Furi melihat vision dalam kondisi sadar kalau dirinya melihat ada pesawat jatuh di depan matanya. Vision ini bukan muncul di saat dia tidur. Setelah muncul vision itu, dia meminta beberapa maskapai yang bekerjasama dengan kelompok indigo untuk melarung sesajen ke laut.

"Tapi, kebetulan hanya dua maskapai yang melakukan larung, saya tidak bisa kasih tau siapa saja dua maskapai tersebut. Sedangkan yang lainnya memilih tidak percaya," ungkap Furi saat ditemui langsung di Gedung iNews Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu seperti dilansir okezone.

 

Percaya atau tidak, maskapai yang tidak melarung itu yang mendapat musibah. Padahal, sebelumnya komunitas indigo sudah meminta maskapai tersebut untuk melarung sesajen di laut.

Selain musibah pesawat jatuh, Furi juga mengaku kalau dirinya bisa melihat siapa orang yang akan meninggal. Kalau kasus meninggal, Furi biasanya diperlihatkan vision berupa pocong yang wajahnya makin hari makin jelas memperlihatkan siapa sosok pocong tersebut dan sosok itu yang akan meninggal.

"Biasanya setelah aku pertama kalu lihat vision pocong sampai akhirnya kejadian orang tersebut meninggal, temponya itu sekitar semingguan," sambung Furi. (BBR)


Penulis  : BBR      
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review