Sehari Enam Orang Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Kasmirudin
Sehari Enam Orang Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Boy Yandra.

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Angka kematian akibat kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka terus bertambah. Hari ini sebanyak enam pasien Covid-19 meninggal dunia, kasus baru sebanyak 43 orang dan pasien sembuh ada 48 orang.

Juru  Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan, keenam pasien yang meninggal yakni M (61) jenis kelamin perempuan yang beralamatkan di Puding Besar. Sebelumnya pasien dirawat di Rumah Sakit Medika Stania dan dimakamkan di TPU Desa Saing.

Yang kedua dengan inisial AN (36) jenis kelamin laki-laki warga Air Asam, dirawat di Rumah Sakit Eko Maulana Ali. Yang ketiga dengan inisial S (65) jenis kelamin perempuan yang beralamatkan di Kuto Panji, Belinyu. Sebelumnya pasien dirawat di RS Medika Stania dan dimakamkan di TPU Kelekak Baru.

Lalu yang keempat inisial A (64) jenis kelamin perempuan warga Merawang, dan dimakamkan di Desa Batu Rusa. Kemudian yang kelima yaitu AI (68) jenis kelamin perempuan yang beralamatkan di Kelurahan Nelayan II Sungailiat dan yang keenam dengan inisial SR (52) jenis kelamin perempuan alamat Riau Silip dan dimakamkan di TPU Desa Riau.

"Hingga hari ini total warga Bangka yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 6.086 orang dan yang telah sembuh setelah menjalani perawatan dokter sebanyak 5.112 orang. Masih ada 829 orang lagi yang masih menjalani isolasi, ICU, isolasi mandiri maupun karantina. Sementara untuk jumlah keseluruhan pasien yang telah meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 sudah sebanyak 145 orang," jelasnya, Senin (26/7/2021).

Dari 43 orang yang positif hari ini terdapat satu bayi dan dua balita, jadi jumlah keseluruhan bayi yang terpapar virus corona ada sejumlah 28 orang sedangkan balita 235 orang. Hingg hari ini Pemerintah Kabupaten Bangka telah melakukan PCR sebanyak 13.125 tes.

Ia mengatakan, dari 145 orang yang meninggal dunia terbanyak berasal dari Kecamatan Belinyu ada 48 orang, Kecamatan Sungailiat 46 orang, Kecamatan Riau silip 12 orang, Kecamatan Merawang 10 orang, Kecamatan Pemali 10 orang, Kecamatan Mendo Barat 9 orang, Kecamatan Bakam 5 orang dan Kecamatan Puding Besar 5 orang.

"Untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah tingkat PAUD, TK, SD dan SMP mulai besok ditiadakan sampai waktu yang belum ditentukan hingga melihat kondisi di Kabupaten Bangka membaik. Mudah-mudahan kita cepat keluar dari situasi pandemi Covid-19 ini, dengan tetap mematuhi prokol kesehatan," tutup Boy Yandra. (BBR)


Penulis : Ibnu Wasisto

Editor   : Kasmir