Sekolah Piloting Dipindahkan, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Babel

kasmirudin
Sekolah Piloting Dipindahkan, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Babel
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Soleh. (Foto: Diko Subadya)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Soleh menjelaskan, perihal adanya perubahan lokasi piloting sekolah di Kabupaten Bangka yang akan mulai dilaksanakan pada Selasa (2/6/2020) besok.

Rencananya di Kabupaten Bangka pelaksanaan piloting akan dilakukan di SMAN 1 Pemali, namun melihat kondisi daerah tersebut ditetapkan sebagai zona merah akhirnya dipindahkan ke SMAN 1 Belinyu.

“Jadi di Pemali, kemarin ada pelaksanaan rapid test kepada warga dan ternyata ada tambahan yang reaktif. Sehingga daerah tersebut dikategorikan zona merah, lalu kita alihkan ke zona hijau. Dengan pertimbangan dari tim Covid-19 Provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka, ditetapkanlah di Belinyu dan dipilih SMAN 1 Belinyu," katanya kepada babelreview.co.id, Senin (1/6/2020) sore.

Diungkapkan Soleh, pihak sekolah  sendiri sudah mengaku siap dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan penerapan protokol Covid-19.

Terkait dengan adanya warga yang merasa khawatir atas rencana pelaksanaan tersebut, Soleh memahami kekhawatiran tersebut. Oleh sebab itu pelaksanaan akan dilakukan dengan menerapkan protokol Covid-19.

"Pihak sekolah sendiri sudah siap dan mengenai kekhawatiran masyarakat adalah hal yang wajar. Makanya, sekolah ini kita laksanakan dengan tatap muka. Namun kita persiapkan semuanya secara komprehensif, dengan mengikuti protokoler kesehatan dengan disiplin," katanya.

"Untuk itu sebelumnya sekolah sudah harus melaksanakan sosialisasi kepada warga, orang tua dan siswa. Jadi semuanya siap dan sekolah mulai mempersiapkan diri," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada orangtua yang anaknya memiliki sakit bawaan atau sedang sakit ringan seperti flu, batuk atau demam diimbau untuk tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah terlebih dahulu.

"Kepada orangtua jika ada anaknya punya penyakit bawaan atau tengah sakit ringan macem flu, batuk demam dak usah sekolah dulu, mereka belajar drumah saja lewat online tetap dilayani kok," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Diko Subadia

Editor    : Kasmir