Selain Pertambangan, Teror Corona Menjadi Penyebab Perlambatan Ekonomi Babel

Ahada
Selain Pertambangan, Teror Corona Menjadi Penyebab Perlambatan Ekonomi Babel
Wagub Babel Abdul Fatag melakukan Pelantikan Pengurus ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Kepulauan Babel di Gedung Bank Indonesia, Senin (02/03/2020). (Foto: ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Prospek ekonomi syariah merupakan sebuah potensi yang besar untuk masuk ke setiap sendi-sendi sektor perekonomian.

Untuk itu, Wakil Gubernur Abdul Fatah, mengimbau kepada Pengurus ISEI Babel  agar melakukan seminar untuk empat sektor unggulan, yakni  sektor pariwisata, pertanian dan perkebunan, peternakan dan perikanan, dan pertambangan.

Hal ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Kepulauan Babel di Gedung Bank Indonesia, Senin (02/03/2020).

“Provinsi Babel memiliki potensi untuk dikembangkan, yang akan disiasati oleh ISEI bersama dengan pengembang ekonomi syariah. Sehingga apa yang selama ini menjadi hambatan bisa diformulasikan kemudian hari sebagai sebuah kebijakan yang mampu di eksekusi untuk pertumbuhan ekonomi Babel,” ungkapnya.

Dari hasil seminar ini, Wakil Gubernur Abdul Fatah meminta untuk segera menyampaikan kepada Pemprov Kepulauan Babel agar dapat diformulasikan menjadi program yang akan dieksekusi.

Wakil Gubernur Abdul Fatah menjelaskan bahwa, untuk saat ini ada perlambatan pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Babel.

Yang menjadi salah satu faktor perlemahan ekonomi di Kepulauan Babel adalah trend menurunnya harga komoditi ekspor timah dan juga rendahnya produksi timah.

“Hal yang berkaitan dengan ekspor timah ini hanya bisa dilakukan oleh sebuah perusahaan yang memiliki competent person. Kalau misalnya para smelter tidak memiliki competent person maka dia tidak bisa melakukan ekspor tersebut,” ungkapnya.

Selain timah, trend penurunan juga terjadi di bidang pertanian dan perkebunan, seperti pada karet dan lada. Kemudian, wabah Virus Corona sedikit banyak juga memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kemarin kita melakukan ekspor ke Negara Cina, untuk ke depan negara harus cepat mencari terobosan baru untuk membuka pasar-pasar ekspor baru ke negara lain,” ungkapnya. (*/BBR)

Berikut adalah nama-nama Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Babel yang dilantik:

Ketua Dewan Pengawas : Mimpin Sitepu

Ketua Dewan Pengurus : Reniati

Sekretaris : Taufik Eko Nugroho

Bendahara : Ahmad Rosidi

Ketua Bidang I Pengembangan Organisasi, Akademi, dan Profesi : Moh. Makrus

Ketua Bidang II Riset dan Perumusan Kebijakan : Nirwan Zuhri

Ketua Bidang III Kerja Sama Antar Lembaga : Ahmad Yani

Ketua Bidang IV Jurnal, Publikasi, dan Hubungan Masyarakat : Hamsani

Ketua Focus Group Ekonomi Pariwisata dan Maritim : Agung Yubi Utama

Ketua Focus Group Ekonomi Kreatif, UMKM dan Koperasi : Fahry Reza

Ketua Focus Group Fiskal Moneter, Investasi dan Keuangan Syariah : Ahmad Irvani

Ketua Focus Group E-Commerce dna Fintech : Ferdinand Handrata