Sempat Putus Asa ,Kini Mirando Raih Omzet Puluhan Juta

Admin
Sempat Putus Asa ,Kini Mirando Raih Omzet Puluhan Juta
FOTO :( FERLY ADITYA )

BABELREVIEW -- Kehadiran PT Timah Tbk melalui program bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) membawa berkah tersendiri bagi Herawati.

Ibu dua Anak ini mengaku sangat terbantu oleh program CSR PT Timah Tbk.  Menurut Owner Sirup Jeruk Nipis Mirando ini, program CSR telah menyelamatkan usaha dan hidup keluarga mereka. Hera begitu Ia akrab disapa, menceritakan awal merintis usaha Sirup Jeruk Nipis. Tahun 2012 yang lalu Hera sudah merintis usaha ini, tetapi  Ia belum berani memasukkan produknya ke toko-toko karena masih dalam tahap percobaan.

Pemasaran juga masih sebatas pameran atau bazar. Pasalnya saat itu PIRT (Pangan Izin Rumah Tangga)  belum Ia kantongi.Kemudian pada tahun 2013 setelah memiliki PIRT dan telah yakin dengan produk yang dibuat, Ia mulai berfikir untuk menempatkan produknya di toko-toko.  Disaat ingin mengembangkan usaha ini, pada tahun 2014 Hera dihadapkan pada kendala dana, yang menyebabkan dirinya hampir putus asa.

 “Tahun 2014 lalu menjadi tahun terberat dan terhebat dalam mengembangkan usaha ini. Disaat keputusasaan mulai hinggap di benak, kemudian ada secercah harapan melalui dana CSR PT Timah. Awalnya sempat ragu, takut gak mampu mengembalikan, tapi seiring berjalannya waktu dan ikut seminar yang juga diadakan PT Timah terkait dana CSR ini, makin memantapkan diri saya.

Setelah itu langsung memantapkan hati untuk menggunakan dana CSR PT Timah” cerita Hera Awalnya kata Hera, Dana yang diterima hanya Rp 15 juta. Dari dana tersebut usaha Hera mulai sedikit demi sedikit bangkit. “Alhamdulillah ada energi dan harapan baru dari bantuan CSR PT Timah.

Baru satu bulan pinjam kita langsung diajak ikut pameran dan Alhamdulillah mendapat sambutan yang baik dari pengunjung pameran saat itu,” ungkapnya.Mulai dari situlah kepercayaan diri Hera mulai tumbuh. Melihat potensi yang mulai terbuka luas tersebut, Hera akhirnya bertekad untuk terus mengembangkan usahanya. “Kita harap PT Timah terus memperhatikan UMKM seperti yang sudah dilakukan selama ini.

Apalagi mereka tidak cuma memberikan modal saja tapi selalu memantau perkembangan kita, mengikutsertakan kita seminar terkait perkembangan produk UMKM dan selalu ada evaluasi diakhir tahun,” ujar Hera. Saat ini dibawah binaan PT Timah, usaha Mirando telah menjelma sebagai salah satu UKM maju di Bangka Belitung. “Saat ini produksi kami bisa 150 sampai 160 botol. Dalam seminggu bisa tiga kali produksi tergantung permintaan.

Selain itu juga kami sudah ada produk siap minum hanya saja belum memproduksi banyak seperti sirup,” ungkapnya. Untuk saat ini dalam satu bulan, Mirando dapat meraup omzet hingga Rp 20 Juta, bahkan bisa lebih terutama pada bulanbulan libur seperti bulan Mei, Juni, dan Juli karena toko ramai dikunjungi. “Saat musim liburan sebulan bisa 2.000  botol produksi dalam sebulan dengan harga 15 ribu perbotol.

Sebelum mandapat bantuan dari dana CSR omzet kita masih dibawah Rp 10 juta perbulan,” ungkap Hera. Hera berharap PT Timah akan selalu membantu UMKM yang ada di Bangka Belitung agar terus berkembang dan kalau bisa dapat mendirikan Galleri UMKM agar produk UMKM dapat ditampilkan secara terorganisir dan berkelanjutan. (BBR)


Penulis : Diko
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview