Seorang Warga Desa Kayu Arang Babar Menolak BLT Kemensos

buditio
Seorang Warga Desa Kayu Arang Babar Menolak BLT Kemensos
Pak Sa'an, warga desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat di depan rumahnya. (buditio)

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID – Bapak Sa’an, warga Desa Kayu Arang, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, menolak Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah. Bantuan sebesar Rp. 600.000,-/bulan selama 3 bulan tersebut ditolak oleh Sa’an karena ia telah merasa cukup dalam kehidupannya sehari-hari. Padahal jika kita melihat kondisi tempat tinggalnya tentu ia sangat layak menerima bantuan tersebut.

Kades Kayu Arang, Alatas, melalui sambungan telepon, Kamis, 14/05/2020 mengatakan bahwa warganya tersebut memang acap kali menolak bantuan yang diberikan kepadanya. Saat ini Pak Sa’an tinggal sebatang kara di pondok kebun yang sangat sederhana.

“Bantuan Rp. 600.000,- tidak mau diterima oleh Pak Sa’an, tetapi kami tetap paksa agar ia menerima, karena sudah terdaftar dan layak menerima. BLT tersebut akhirnya diterima oleh beliau, tetapi kemudian uang BLT tersebut ia gunakan untuk membeli beras dan dibagikan kepada warga sekitar”terang Alatas.

Kades juga menjelaskan bahwa pondok tempat tinggal Pak Sa’an juga sudah pernah akan dibangun melalui program rumah layak huni, tetapi beliau juga menolak bantuan tersebut.

“Pak Sa’an acapkali mengatakan dan berpesan bahwa masih ada orang yang lebih memerlukan, kita ini lebih baik memberi daripada menerima, sebagai muslim kita harus memberi contoh.”tutup Kades Kayu Arang. (BBR)


Penulis   : buditio

Editor     : Admin05

Sumber  : Babel Review