Serius! Sekda Babel Kembali Datangi Polda, Serahkan Bukti Kasus Dugaan Berita Hoax

Ahada
Serius! Sekda Babel Kembali Datangi Polda, Serahkan Bukti Kasus Dugaan Berita Hoax
Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto mendatangi Ditreskrimsus Polda Babel, Selasa, (21/7/2020) siang.

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto mendatangi Ditreskrimsus Polda Babel, pada Selasa, (21/7/2020) siang.

Sekda Babel Naziarto mengatakan, kedatangnnya tersebut untuk menyerahkan sejumlah barang bukti, terkait kasus dugaan pemberitaan hoaks salah satu media online di Bangka Belitung.

"Dirkrimsus Polda Babel meminta mengantarkan barang bukti. Saya mengantarkan ada tiga barang bukti berupa screen shot berita," kata Naziarto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2020).

Naziarto berharap pihak kepolisian agar dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut, di mana saat ini Ditreskrimsus Polda Babel sedang mempelajari kasus ini.

"Info dari Dir Reskrimsus, mereka juga akan membentuk tim, serta mencari materi-materi yang berhubungan dengan kasus seperti ini, maupun konsultasi dengan Dewan Pers," kata Naziarto.

Sementara itu, Dir Reskrimsus Polda Babel, Kombes Pol Haryo Sugihartono, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan telah menerima barang bukti terkait laporan dari Sekda Provinsi Babel Naziarto.

"Tentu kita akan lakukan analisa barang bukti yang baru diberikan dari pelapor, dan kita nanti minta bantuan ahli untuk membantu menganalisanya," ucapnya.

Sebelumnya, Sekda Provinsi Bangka Belitung, Naziarto mendatangi Polda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (15/7/2020) lalu.

Kedatangan Naziarto ke Polda Babel melaporkan empat orang terkait pemberitaan, di salah satu media tentang dirinya yang menurutnya tidak benar atau hoaks.

Pemberitaan tersebut terkait dengan kondisi hubungan dirinya dengan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman yang dimuat dengan judul "Begini Komentar Rina Tarol Soal Retaknya Hubungan Gubernur Erzaldi Rosman dengan Sekda Naziarto" pada 18 Juni 2020, lalu.

Keempat orang yang dilaporkan tersebut, antara lain 1 anggota DPRD Babel, 1 Pemimpin Redaksi, 1 Editor dan 1 Wartawan  media yang memuat berita yang menjadi objek laporan. (BBR)


Laporan: Gusti