Sesali Unjuk Rasa Ricuh, Enam Mahasiswa Minta Maaf Kepada Gubernur Erzaldi

Irwan
Sesali Unjuk Rasa Ricuh, Enam Mahasiswa Minta Maaf Kepada Gubernur Erzaldi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyambut baik kedatangan enam orang mahasiswa yang ditahan atas unjuk rasa yang berakhir ricuh pada 4 September 2020 lalu di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Babel.

Permintaan maaf enam orang mahasiswa ini dilakukan dengan mendatangi Rumah Dinas Gubernur Babel beserta pendamping mahasiswa, Kamis (10/12/2020).

Mereka menyesali peristiwa tersebut. Akibatnya, keenam mahasiswa ini harus berhadapan dengan hukum.

"Kami memohon maaf atas perbuatan yang telah kami lakukan, kami harap Pak Gubernur memaafkan kami,” ungkap salah satu mahasiswa.

Keenam orang mahasiswa ini  mengaku bersalah dan mohon maaf atas peristiwa aksi damai yang berakhir ricuh dengan pembakaran, pelemparan cairan bensin, hingga kekerasan terhadap aparat kepolisian.

Akibat peristiwa tersebut para pelaku sempat ditahan.

Namun dengan pertimbangan dan  kebijaksanaannya, Gubernur Erzaldi  menjadi penjamin bagi para tersangka demonstrasi. Sehingga pelaku menjalani tahanan luar.

"Permintaan maaf ini saya terima, saya sayang kepada kalian, kalian punya orang tua yang sayang pada kalian, atas peristiwa kemarin itu, orang tua kalian jadi susah dan sedih. Saya takut niat baik kalian ini dimanfaatkan orang lain. Kami siap menerima masukan dari kalian. Asal menyangkut kepentingan masyarakat banyak kita bisa bahas bersama,” ujar Gubernur Erzaldi kepada para mahasiswa yang sempat ditahan selama 28 hari.

  • Halaman
  • 1
  • 2