Setelah Dimarahi Walikota Pangkalpinang, Ini Jawaban PLN Bangka

Ahada
Setelah Dimarahi Walikota Pangkalpinang, Ini Jawaban PLN Bangka
Petugas PLN menebang pohon di Jalan Raya Selindung Pangkalpinang, Jumat (8/5/2020). (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Menyikapi kemarahan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, terkait penebangan sejumlah pohon di depan Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pangkalpinang oleh pihak PLN, Jumat (8/5/2020),  Candra Afei selaku Manager PLN UP3 Bangka menyebutkan, telah meminta izin kepada Pemkot, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman untuk melakukan pemangkasan pohon dengan jarak lima meter dari jaringan listrik. 

Alasan pemangkasan, kata Candra, dilatarbelakangi karena tingginya angka gangguan listrik akibat pohon yang menyentuh jaringan, yaitu sebesar 57%. Tingginya angka gangguan listrik akibat pohon tersebut dapat menyebabkan listrik padam.

“Namun sepertinya pemangkasan yang dilakukan belum sesuai dengan kaidah estetika, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," Candra.

Diakui Candra, pihaknya selalu berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal penebangan pohon di pinggir jalan raya.

"Dan kami akan melakukan koordinasi lebih intensif lagi, agar listrik tetap andal dan Kota Pangkapinang tetap indah," jelas Candra.

Sebelumnya diberitakan, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil marah melihat penebangan dan pemotongan pohon di depan Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pangkalpinang oleh pihak PLN, Jumat (8/5/2020).

Saat melihat kondisi pohon tersebut, seketika Molen sapaan akrabnya ini naik pitam saat melihat batang pohon yang dipotong habis, sehingga menyisakan batangnya saja.

Dalam vidio postingan akun facebook pribadinya, terjadi perdebatan bersama petugas PLN.

"Sekarang saya tanya, gimana itu, gimana mau ganti pohon sebesar itu coba," ucap Molen kepada salah satu petugas PLN.

Tak hanya itu, ia menyebutkan pihak PLN dalam hal ini tidak melakukan koordinasi dengan Pemkot Pangkalpinang.

"Untuk kesekian kalinya pohon kesayangan untuk keindahan Kota Pangkalpinang kita tercinta di pangkas habis oleh pihak PLN yg tidak bertanggung jawab! Tanpa koordinasi dengan pihak pemkot, kira-kira ini cocoknya kita apakan," ucap Molen di akun Facebook pribadinya Maulan Aklil. (BBR)
Laporan: Gusti Randa