Sikapi Adanya Maskapai yang Kembali Beroperasi 3 Mei, Ini Syarat Bagi Penumpang yang Mau ke Babel

diko subadya
Sikapi Adanya Maskapai yang Kembali Beroperasi 3 Mei, Ini Syarat Bagi Penumpang yang Mau ke Babel
ketua Sekretariat GTPP Covid-19 Babel, Mikron Antariksa (BBR/Diko)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Menyikapi kabar akan ada penerbangan yang masuk pada Minggu (3/5) mendatang, Ketua sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel, Mikron antariksa menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat berkenaan dengan rencana tersebut.

" Sampai saat ini belum ada surat yang ditujukan kepada kami, namun kami sudah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk mengantisipasi jika hal tersebut terjadi," katanya saat konfrensi pers, Jum'at (1/5), Sore.

Bahkan, Ia mengungkapkan pihaknya akan memberlakukan syarat-syarat khusus kepada para penumpang sebelum di izinkan masuk diantaranya pertama, yang bersangkutan memiliki surat tugas baik itu dari perusahaan swasta maupun dari pejabat instansi yang mengeluarkan surat tugas mereka.

" Kedua mereka harus bebas, harus sehat ataupun harus tidak terjangkit Covid-19 ditandai dengan rapid test Non Reaktif diadakan 5 hari sebelumnya dan test tersebut dilakukan oleh pelayanan kesehatan ditingkat Puskesmas, Rumah Sakit umum atau bisa juga KKP, yang nantinya akan mengeluarkan surat keterangan sehat tersebut," ungkapnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Mikron juga menyampaikan update kegiatan yang dilakukan GTPP Covid-19 Babel. Ia mengungkapkan hingga saat ini, pihaknya terus menyalurkan barang-barang logistik ke tujuh kabupaten/kota dan telah melakukan penyemprotan disinfektan di 5.736 titik.

Pada kesempatan tersebut, tak lupa Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap mengedepankan pola hidup sehat salah satunya dengan rutin mencuci tangan sebelum masuk kedalam ruangan.

" bila perlu rutin lakukan penyemprotan disinfektan dirumah, karena kasus Covid-19 di Babel hampir 90 Persen nya impor. Untuk itu juga saya berharap kepada kawan-kawan yang baru tiba di Bangka untuk tetap stay at home mengkarantina diri selama 14 hari," pungkasnya. (BBR)


Laporan Diko Subadya