Sikapi Surat Eedaran No. 4 Tahun 2020, Babel Perketat Jalur Masuk

kasmirudin
Sikapi Surat Eedaran No. 4 Tahun 2020, Babel Perketat Jalur Masuk
Kepala Dinas Perhubungan Bangka Belitung, K.A Tajuddin memimpin rapat pembahasan aktivtas penerbangan di Bandara Depati Amir Bangka, Sabtu (9/5/2020). (Foto: Diko Subadya)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) K.A. Tajuddin menegaskan, Provinsi Babel akan memperketat aktivitas penerbangan, sesuai Surat Edaran No. 4 tahun 2020.

"Intinya adalah pengetatan penerbangan, apalagi dengan adanya Surat Edaran No. 4 tahun 2020 pengetatan semakin jelas. Karena dibuat kriteria bagi mereka yang bisa terbang. Jika tidak memenuhi kriteria, ya tidak bisa terbang," katanya kepada awak media, Sabtu (9/5/2020) saat rapat pembahasan aktivtas penerbangan di Bandara Depati Amir Bangka.

Ia menjelaskan, nantinya di bandara akan ada tim verifikasi untuk mengecek syarat-syarat setiap penumpang yang hendak berangkat.

"Nanti diverifikasi lagi di bandara. Misalnya, mau terbang dengan alasan menjenguk keluarga meninggal, yang boleh hanya keluarga inti yang dibuktikan dengan foto KTP, video call, surat keterangan, dan lain-lain. Jadi mereka ini sudah terseleksi," ungkapnya.

"Syarat-syarat ini juga berlaku untuk semua masyarakat baik yang menggunakan moda transportasi udara, darat atau air," ujarnya.

Adapun kriteria dan syarat orang yang berpergian dalam situasi Covid-19, sesuai Surat Edaran Ketua GTPPC-19 Nasional Nomor 4 Tahun 2020.

Kriteria pengecualian:

  1. Perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintahan atau swasta yang menyelenggarakan:
  2. Pelayanan percepatan penanganan Covid-19.
  3. Pelayanan pertahanan, keamanan dan ketertiban umum.
  4. Pelayanan kesehatan.
  5. Pelayanan kebutuhan dasar
  6. Pelayanan pendukung kebutuhan orang
  7. Pelayanan fungsi ekonomi penting.

  • Halaman
  • 1
  • 2