Sinkronisasi Program BK, DPRD Kabupaten Bangka Selatan Kunjungan ke DPRD Kabupaten Bangka

Ibnuwasisto
Sinkronisasi Program BK, DPRD Kabupaten Bangka Selatan Kunjungan ke DPRD Kabupaten Bangka
Wakil I Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Muzani Abdullah. (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Berkaitan dengan kode etik berpakaian, Wakil I DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Muzani Abdullah bersama dengan pansus kode etik dan pansus tata cara beracara yang berjumlah 12 anggota melakukan kunjungan ke DPRD Kabupaten Bangka, Rabu (3/6/2020).

Dalam kunjungan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan diterima langsung oleh Wakil I DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan Amd.

Wakil I DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Muzani Abdullah mengatakan jika peraturan dalam berpakaian tidak dicantumkan secara eksplisit, tetapi dari Badan Kehormatan (BK) bisa menyikapi. Pada saat pertemuan atau rapat setiap anggota diharapkan berpakaian sopan dan rapi yang mengacu pada identitas sekarang anggota DPRD.

"Namun apabila ada satu anggota yang melakukan pelanggaran dapat ditegur secara baik, untuk kedepannya agar tidak melakukan hal sama. Di DPRD Bangka Selatan pernah terjadi, kami ingin kedepan ada peraturan yang dituangkan khusus dalam kode etik. Kita saat ini sedang membahas, mudah mudahan dalam waktu dekat ini dapat di paripurnakan," imbuhnya.

Kemudian ia menjelaskan jika sebenarnya secara umum aturan itu sudah jelas. Jika di tegur secara tegas akan menemui kendala, karena juga menyangkut dari kebijakan setiap partai.

"Kita juga sudah menyampaikan di setiap fraksi, dan Alhamdulillah dapat dilaksanakan oleh anggota yang lain. Dan peran dari BK selama ini sudah menegur, tetapi belum berupa peringatan. Saya berharap kedepannya, para anggota dapat berpakaian rapi sesuai dengan identitas sebagai anggota dewan," harapnya. 

Mendra Kurniawan

Sementara itu Wakil I DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan Amd menyampaikan bahwa kedatangan anggota dewan DPRD Kabupaten Bangka Selatan dalam rangka sinkronisasi program badan kehormatan yang ada di DPRD Basel dan DPRD Bangka. Menurutnya, untuk tata tertib berpakaian anggota dewan ada hari-hari tertentu yang memang sudah diatur. Yang terpenting bebas, sopan dan rapi.

"Kalau untuk di DPRD sendiri sudah diatur dalam tata tertib. Kalau peran dari BK sendiri akan bergerak jika ada laporan yang sifatnya harus diproses, tetapi kalau memang masih bisa diselesaikan didalam intern itu akan lebih baik karena mereka punya tatib dan koridor sendiri," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review