SMAN 1 Belinyu Batal Jadi Sekolah Uji Coba New Normal

Ahada
SMAN 1 Belinyu Batal Jadi Sekolah Uji Coba New Normal
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Soleh. (Ist)

BELINYU, BABELREVIEW.CO.ID--SMA Negeri 1 Belinyu akhirnya batal dijadikan sekolah uji coba new normal.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Belinyu, Robert Sirman, menjawab BBR, Selasa (02/06/2020).

"Kalau berdasarkan info dari Pak Boy Yandra (Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka), tidak jadi dilaksanakan di SMAN 1 Belinyu," kata Robert.

Ditanya apa alasan pembatalan tersebut, Robert tak bisa menjelaskan.

"Saya kurang tahu. Silakan konfirmasi ke Pak Boy," imbuh Robert.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Belinyu, Zamroni, dihubungi BBR mengatakan, berdasarkan hasil rapat yang digelar Selasa pagi, disepakati kalau penunjukkan SMAN 1 Belinyu sebagai sekolah uji coba new normal akan dikaji ulang lagi.

"Berdasarkan hasil rapat tadi, mayoritas orangtua murid tidak setuju. Oleh sebab itu perlu dikaji ulang lagi," jelas Zamroni.

Dikatakan Zamroni, rapat yang dihadiri komite, kepsek, seluruh guru, TU, pengawas dan perwakilan walimurid tersebut, merupakan rapat internal sekolah.

"Tadi baru intern dulu, tapi saya usulkan agar dilakukan rapat lagi bersama dengan unsur gugus tugas, tim kesehatan, dan kecamtan serta perwakilan orangtua siswa minimal setiap kelas diwakili oleh paguyuban kelas," jelasnya.

Terpisah perwakilan masyarakat Belinyu H Hazil Ma'ruf menyayangkan jika SMAN 1 Belinyu dijadikan sekolah uji coba.

Sebab jika diberlakukan maka terkesan bertentangan dengan kebijakan gubernur yang menyebut Kabupaten Bangka belum bisa dijadikan wilayah new normal.

"Kalau Disbud Provinsi bersikukuh  menjadikan sekolah di Kabupaten Bangka sebagai sekolah uji coba new normal, maka itu bertentangan dengan kebijakan gubernur yang justeru belum merekomendasikan Kabupaten Bangaka untuk jadi kawasan new normal," beber Hazil. (BBR)
Laporan Ichsan Mokoginta Dasin