Sriwijaya Air Group Terbangi Babel, Siapkan Protokol Kesehatan untuk Kenyamanan Penumpang

Ahada
Sriwijaya Air Group Terbangi Babel, Siapkan Protokol Kesehatan untuk Kenyamanan Penumpang
Ketika ingin masuk ke dalam pesawat, tangan penumpang disemprot handsanitizer oleh pramugari Sriwijaya Air dan NAM Air, yang berdiri di pintu pesawat. Sriwijaya Air Group juga menyediakan handsanitizer disetiap loket antrian cek in maupun kantor. (Ist)

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW.CO.ID – Manager Distrik Pangkalpinang Sriwijaya Air Group Kian Se menjelaskan bahwa Sriwijaya Air Group sudah membuka kembali beberapa rute penerbangan.

Walaupun belum semua rute penerbangan dibuka namun Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan NAM Air) menerapkan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Penerapan protokol Kesehatan antara lain pesawat hanya boleh memuat sebanyak 70 pesen penumpang dengan mengosongkan kursi baris tengah (seat A dan E) agar tetap menjaga jarak di dalam pesawat.

Baik awak pesawat maupun staf maskapai di bandara juga mengikuti anjuran dengan melakukan rapid tes kepada kru yang ingin bertugas, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer.

Petugas juga mengatur agar pada saat penumpang cek in dan boarding agar tidak terjadi antrian yang menumpuk untuk mengantisipasi kerumunan dan tetap bisa menjaga jarak ketika antri.

Ketika ingin masuk ke dalam pesawat, tangan penumpang disemprot handsanitizer oleh pramugari yang berdiri di pintu pesawat.

Sriwijaya Air Group juga menyediakan handsanitizer disetiap loket antrian cek in maupun kantor.

Ketika ingin keluar pesawat, penumpang pun diatur agar tetap menjaga jarak antar penumpang.

“Setelah landing pesawat, di bandara penumpang harus mengisi kartu HAC (Health Alert Card) bisa melalui form secara manual atau melalui aplikasi e-HAC yang bisa diunduh di playstore jadi penumoang mengisi data-data disitu. Jadi ketika keluar pesawat penumpang diarahkan oleh staf menuju posko KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) di bandara untuk menyerahkan barcode e-HAC (aplikasi) atau mengisi form secara manual,” jelas Kian Se.

Saat ini Sriwijaya Air..

  • Halaman
  • 1
  • 2