Strategi Disperindagkop-UKM Bateng Guna Tekan Dampak Ekonomi Akibat Covid-19 Terhadap Pelaku UMKM

faisal
Strategi Disperindagkop-UKM Bateng Guna Tekan Dampak Ekonomi Akibat Covid-19 Terhadap Pelaku UMKM
Pelaku UMKM Desa Sarang Mandi. (Foto: Faisal)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Bangka Tengah, sebanyak 732 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) terpukul akibat penyebaran virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Bangka Tengah

Menyikapi fenomena tersebut, Pemerintah Bangka Tengah tengah menyiapkan berbagai upaya guna menekan dampak wabah virus corona terhadap kegiatan ekonomi pelaku usaha.

Kasi UMKM Disperindagkop-UKM Bangka Tengah, Hery Fachriansyah mengatakan, pemerintah menyiapkan beberapalnlangkah guna meminimalisir tekanan ekonomi akibat wabah virus covid-19.

"Pandemi covid-19 ini sangat berdampak terhadap kelangsungan UMKM, untuk memimalisir tekanan tersebut, pemerintah melakukan beberapa upaya preventif untuk mengurangi dampak tersebut,"ujarnya kepada Babel Review, (14/4/2020).

Berikut langkah upaya pemerintah Bangka Tengah dalam menekan dampak ekonomi terhadap pelaku UMKM :

1. Instruksi kepada Penyuluh Disperindagkop-UKM agar membantu pemasaran produk UMKM melalui media daring.

2. Mendorong para nasabah KUR untuk dapat menggunakan fasilitas relaksasi dan restrukturisasi kredit perbankan bagi UMKM.

3. Melakukan pendataan para pekerja yang dirumahkan akibat Covid 19.

4. Instruksi Bupati Bangka Tengah untuk membantu program pemerintah pusat dalam hal fasilitasi Kartu Prakerja dengan cepat dan tepat.

5. Melakukan koordinasi yang intens dengan berbagai pihak yang terkait dengan pembinaan UMKM dalam memonitor perkembangan UMKM akibat penyebaran virus  Covid 19.


Penulis  : Faisal

Editor    : Admin03

Sumber : Babel Review